Recent Articles
Home » Posts filed under Indonesia
Anggota DPRD Minta Keuangan Persis Diaudit
Sana Sini News - Pascakematian tragis eks penyerang Persis Solo,Jawa Tengah asal Paraguay, Diego Mendieta,pihak DPRD meminta agar keuangan klub kebanggaan Kota Solo, Persis, diaudit total.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Solo, Umar Hasyim mengatakan,selain faktor penyakit yang diderita, salah satu ketidakmampuan Mendieta berobat ke rumah sakit disebabkan ketidak mampuan pemain tersebut membayar rumah sakit akibat pembayarannya di Persis mengalami keterlambatan perlu dipertanyakan.
Apalagi, setiap laga yang digelar, Persis Solo selalu mendapatkan pemasukan dari penjualan tiket yang cukup besar.
"Dibandingkan menonton pentas musik, Suporter bola itu paling tertib dan selalu membayar tiket bila melihat timnya berlaga. Terus kemana uang dari penjualan tiket. Ini yang kami pertanyakan sampai pemain tidak dibayarkan gajinya,"jelas Umar Hasyim saat berbincang dengan Okezone, di Solo,Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012).
Menurut Hasyim, tragedi yang menimpa Mendieta ini baru pertama kali terjadi di Dunia. Yang mana seorang pemain asing tidak mendapatkan bayaran hingga akhirnya meninggal akibat ketidakmampuannya membayar biaya pengobatannya.
Umar menambahkan wajar bila nantinya insiden Diego ini akan ada sanksi yang harus diterima,baik ke Persis Solo maupun PSSI. Sebab, kasus Mendieta ini tidak lagi menjadi komsumsi dalam negeri. Tapi sudah menjadi konsumsi Internasional.
Pasalnya, pemain asal Paraguay itu menjadi korban atas bobroknya persepakbolaan Indonesia. Niatnya mengadu nasib di Indonesia berujung dengan tragis, kematian.
Langkah yang akan diambil pihak DPRD, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan anggota lainnya,untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan pengurus Persis.
"Memang, sejak tidak lagi mendapatkan bantuan dari APBD, Persis tidak lagi melaporkan penggunaan keuangannya. Tapi bukan berarti manajemen Persis seenaknya sendiri. Lihat,akibat ulahnya, seorang pemain bola, dari negara lain lagi, meninggal gara-gara gajinya tidak dibayarkan. Ini tidak bisa dibiarkan," ujarnya.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Solo, Umar Hasyim mengatakan,selain faktor penyakit yang diderita, salah satu ketidakmampuan Mendieta berobat ke rumah sakit disebabkan ketidak mampuan pemain tersebut membayar rumah sakit akibat pembayarannya di Persis mengalami keterlambatan perlu dipertanyakan.
Apalagi, setiap laga yang digelar, Persis Solo selalu mendapatkan pemasukan dari penjualan tiket yang cukup besar.
"Dibandingkan menonton pentas musik, Suporter bola itu paling tertib dan selalu membayar tiket bila melihat timnya berlaga. Terus kemana uang dari penjualan tiket. Ini yang kami pertanyakan sampai pemain tidak dibayarkan gajinya,"jelas Umar Hasyim saat berbincang dengan Okezone, di Solo,Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012).
Menurut Hasyim, tragedi yang menimpa Mendieta ini baru pertama kali terjadi di Dunia. Yang mana seorang pemain asing tidak mendapatkan bayaran hingga akhirnya meninggal akibat ketidakmampuannya membayar biaya pengobatannya.
Umar menambahkan wajar bila nantinya insiden Diego ini akan ada sanksi yang harus diterima,baik ke Persis Solo maupun PSSI. Sebab, kasus Mendieta ini tidak lagi menjadi komsumsi dalam negeri. Tapi sudah menjadi konsumsi Internasional.
Pasalnya, pemain asal Paraguay itu menjadi korban atas bobroknya persepakbolaan Indonesia. Niatnya mengadu nasib di Indonesia berujung dengan tragis, kematian.
Langkah yang akan diambil pihak DPRD, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan anggota lainnya,untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan pengurus Persis.
"Memang, sejak tidak lagi mendapatkan bantuan dari APBD, Persis tidak lagi melaporkan penggunaan keuangannya. Tapi bukan berarti manajemen Persis seenaknya sendiri. Lihat,akibat ulahnya, seorang pemain bola, dari negara lain lagi, meninggal gara-gara gajinya tidak dibayarkan. Ini tidak bisa dibiarkan," ujarnya.
Terkait Kasus Mendieta, APPI Imbau Pemain Mogok Jika Kontrak Belum Dibayar
Sana Sini News - Kasus pemain Persis Solo, Diego Mendeita semakin menyadarkan para pemain akan pentingnya soal kontrak dan asuransi. Hal tersebut juga ditekankan oleh Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Seperti diketahui, kepergian Diego tak lain karena pembayaran gaji dirinya yang terus terlunta-lunta. Alhasil, hidupnya di Indonesia usai kompetisi berakhir pun terlantarkan dengan kondisi keuangan yang memprihatinkan ditambah penyakit yang dideritanya.
Tak ingin kasus seperti Mendieta yang harus menutup mata di usianya yang menginjak 32 tahun, APPI mengeluarkan sebuah pernyataan. APPI yang diketuai oleh Ponaryo Astaman tersebut menyarankan pemain untuk tidak mengikuti kompetisi di musim depan bila gajinya di musim lalu belum terlunasi.
“APPI secara tegas menghimbau pemain untuk tidak bermain di musim yg baru baik IPL/ISL sebelum ada penyelesaian gaji musim lalu dan perlindungan asuransi dalam kontrak," tulis APPIdalam akun Twitter resminya @APPI_info.
Kasus ini sendiri sudah mencuri perhatian dari Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional (FIFPro). APPI juga berencana membawa kasus Mendieta ke Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), jika tak ada penyelesaian soal gaji milik pemain Paraguay tersebut.
"Hari ini kami bertemu manajemen mengenai masalah tsb (penunggakkan gaji), karena FIFPro akan segera mengirimkan kasus ini ke FIFA jika masih tidak ada penyelesaian," tulis APPI.
"Kemarin, APPI bertemu dengan Menpora, meminta kepada beliau untuk mengambil risiko campur tangan dan mengambil keputusan mengenai kondisi saat ini," lanjutnya.
Terkait pemulangan jenazah Mendieta ke negara asalnya pada hari ini, APPI beserta FIFPro akan terus mengawalnya. "Hari ini APPI berada di RS Harapan Kita untuk memastikan pemberangkatan alm.Diego dan bersama FIFPro siap membantu terhadap segala keperluan yg dibutuhkan," pungkas APPI.
Seperti diketahui, kepergian Diego tak lain karena pembayaran gaji dirinya yang terus terlunta-lunta. Alhasil, hidupnya di Indonesia usai kompetisi berakhir pun terlantarkan dengan kondisi keuangan yang memprihatinkan ditambah penyakit yang dideritanya.
Tak ingin kasus seperti Mendieta yang harus menutup mata di usianya yang menginjak 32 tahun, APPI mengeluarkan sebuah pernyataan. APPI yang diketuai oleh Ponaryo Astaman tersebut menyarankan pemain untuk tidak mengikuti kompetisi di musim depan bila gajinya di musim lalu belum terlunasi.
“APPI secara tegas menghimbau pemain untuk tidak bermain di musim yg baru baik IPL/ISL sebelum ada penyelesaian gaji musim lalu dan perlindungan asuransi dalam kontrak," tulis APPIdalam akun Twitter resminya @APPI_info.
Kasus ini sendiri sudah mencuri perhatian dari Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional (FIFPro). APPI juga berencana membawa kasus Mendieta ke Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), jika tak ada penyelesaian soal gaji milik pemain Paraguay tersebut.
"Hari ini kami bertemu manajemen mengenai masalah tsb (penunggakkan gaji), karena FIFPro akan segera mengirimkan kasus ini ke FIFA jika masih tidak ada penyelesaian," tulis APPI.
"Kemarin, APPI bertemu dengan Menpora, meminta kepada beliau untuk mengambil risiko campur tangan dan mengambil keputusan mengenai kondisi saat ini," lanjutnya.
Terkait pemulangan jenazah Mendieta ke negara asalnya pada hari ini, APPI beserta FIFPro akan terus mengawalnya. "Hari ini APPI berada di RS Harapan Kita untuk memastikan pemberangkatan alm.Diego dan bersama FIFPro siap membantu terhadap segala keperluan yg dibutuhkan," pungkas APPI.
Arema IPL Berburu Pemain di AFF
Sana Sini News - Arema FC versi Indonesian Premier League (IPL) terus melakukan pantauan terhadap pemain-pemain yang dianggap potensial direkrut. Sebagai salah satu klub besar di IPL, Arema berhasrat membawa pemain berlabel tim nasional (timnas) yang bakal berlaga di Piala AFF 2012 Malaysia.
Hingga sekarang belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Arema maupun pelatih Dejan Antonic soal nama yang menjadi incaran. Kendati demikian Arema terus menajamkan penglihatan pada pemain-pemain yang mewakili Indonesia berlaga di Malaysia.
Malah, jika ada kesempatan, Dejan Antonic bakal menyaksikan langsung permainan timnas untuk mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan Arema. “Kalau memang ada waktu, saya akan melihat langsung AFF Cup di Malaysia. Semoga ada pemain yang cocok,” jelas Dejan yang tengah memburu lisensi kepelatihan UEFA Pro.
Pelatih yang lebih banyak berkarir di liga Hongkong ini berupaya keras meluangkan waktunya di sela ujian kepelatihan UEFA Pro akhir November ini. Jika memang tidak bisa hadir langsung, dia bakal memantau dari televisi atau rekaman video timnas Indonesia.
Pelatih yang berkibar bersama Kitchee FC tersebut menilai Arema idealnya merekrut pemain berlabel timnas musim depan. Sebab dengan tidak adanya konflik di manajemen musim lalu, Singo Edan bertekad untuk tampil jauh lebih baik sekaligus mengincar trofi musim depan.
Sesuai stok pemain yang dimiliki Arema IPL, sektor pertahanan dan depan masih menyisakan lubang besar. Di pertahanan stok pemain masih cukup minimalis, sedangkan lini depan membutuhkan seorang mesin gol dengan tidak diperpanjangnya kontrak Andrew Barisic.
Sedangkan di belakang Barisic hanya ada penyerang yang tidak begitu meyakinkan, seperti Jaya Teguh Angga. Untuk lini depan rencananya Arema bakal mencari penyerang asing sekaligus lokal. Sebab dari tiga penyerang, yakni Jaya Teguh Angga, Purwanto dan Barisic, hanya satu yang dipertahankan.
Manajer Arema Risky Dahlan mengakui penambahan pemain dari timnas bakal memberikan kekuatan lebih tangguh untuk Arema. Manajemen menyerahkan sepenuhnya pemilihan pemain kepada pelatih sebagai pihak yang paling berwenang soal teknis tim.
“Sangat wajar kalau Dejan ingin pemain timnas. Arema sangat berambisi dominan di kompetisi musim depan, jadi butuh pemain bagus. Manajemen akan mendukung langkah yang ditempuh Dejan, termasuk jika ingin mendatangkan satu atau dua skuad timnas sekarang,” paparnya.
Salah satu penggawa timnas yang sempat masuk incaran adalah bek Diego Michiels. Sayang karir pemain keturunan ini tersendat setelah tertimpa kasus pemukulan yang sekaligus mengancam karirnya musim depan. Walau menyatakan masih tertarik, Arema masih menunggu kelanjutan kasus Diego.
Arema sendiri sangat percaya diri lebih baik musim depan. Selain tidak adanya konflik di manajemen, peta kekuatan di Ipl juga berkurang dengan menyeberangnya Semen Padang ke Indonesia Super League (IPL). Praktis, tantangan Arema hanyalah Persebaya Surabaya dan PSM Makassar sebagai tim yang berpengalaman. (Kukuh Setiawan/Koran SI/min)
Hingga sekarang belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Arema maupun pelatih Dejan Antonic soal nama yang menjadi incaran. Kendati demikian Arema terus menajamkan penglihatan pada pemain-pemain yang mewakili Indonesia berlaga di Malaysia.
Malah, jika ada kesempatan, Dejan Antonic bakal menyaksikan langsung permainan timnas untuk mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan Arema. “Kalau memang ada waktu, saya akan melihat langsung AFF Cup di Malaysia. Semoga ada pemain yang cocok,” jelas Dejan yang tengah memburu lisensi kepelatihan UEFA Pro.
Pelatih yang lebih banyak berkarir di liga Hongkong ini berupaya keras meluangkan waktunya di sela ujian kepelatihan UEFA Pro akhir November ini. Jika memang tidak bisa hadir langsung, dia bakal memantau dari televisi atau rekaman video timnas Indonesia.
Pelatih yang berkibar bersama Kitchee FC tersebut menilai Arema idealnya merekrut pemain berlabel timnas musim depan. Sebab dengan tidak adanya konflik di manajemen musim lalu, Singo Edan bertekad untuk tampil jauh lebih baik sekaligus mengincar trofi musim depan.
Sesuai stok pemain yang dimiliki Arema IPL, sektor pertahanan dan depan masih menyisakan lubang besar. Di pertahanan stok pemain masih cukup minimalis, sedangkan lini depan membutuhkan seorang mesin gol dengan tidak diperpanjangnya kontrak Andrew Barisic.
Sedangkan di belakang Barisic hanya ada penyerang yang tidak begitu meyakinkan, seperti Jaya Teguh Angga. Untuk lini depan rencananya Arema bakal mencari penyerang asing sekaligus lokal. Sebab dari tiga penyerang, yakni Jaya Teguh Angga, Purwanto dan Barisic, hanya satu yang dipertahankan.
Manajer Arema Risky Dahlan mengakui penambahan pemain dari timnas bakal memberikan kekuatan lebih tangguh untuk Arema. Manajemen menyerahkan sepenuhnya pemilihan pemain kepada pelatih sebagai pihak yang paling berwenang soal teknis tim.
“Sangat wajar kalau Dejan ingin pemain timnas. Arema sangat berambisi dominan di kompetisi musim depan, jadi butuh pemain bagus. Manajemen akan mendukung langkah yang ditempuh Dejan, termasuk jika ingin mendatangkan satu atau dua skuad timnas sekarang,” paparnya.
Salah satu penggawa timnas yang sempat masuk incaran adalah bek Diego Michiels. Sayang karir pemain keturunan ini tersendat setelah tertimpa kasus pemukulan yang sekaligus mengancam karirnya musim depan. Walau menyatakan masih tertarik, Arema masih menunggu kelanjutan kasus Diego.
Arema sendiri sangat percaya diri lebih baik musim depan. Selain tidak adanya konflik di manajemen, peta kekuatan di Ipl juga berkurang dengan menyeberangnya Semen Padang ke Indonesia Super League (IPL). Praktis, tantangan Arema hanyalah Persebaya Surabaya dan PSM Makassar sebagai tim yang berpengalaman. (Kukuh Setiawan/Koran SI/min)
Manajer Timnas: Diego Tak Ikut Berkelahi
Sana Sini News - Diego Michiels dikabarkan terlibat perkelahian di sebuah klub di kawasan Senayan, tadi malam. Isu yang berkembang bahkan menyebut bek timnas Indonesia ini melakukan penganiayaan hingga korban dilarikan ke rumah sakit.
Rumor yang beredar mengatakan Diego berselisih paham dengan dua orang pengunjung klub malam. Keributan itu akhirnya berujung adu fisik. Saat peristiwa terjadi, pemain naturalisasi kekasih Nikita Willy ini, menurut kabar, sedang dalam pengaruh alkohol. Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Tanahabang.
Namun kabar itu dibantah oleh manajer Timnas Habil Marati. Menurutnya, Diego tidak terlibat perkelahian di klub itu. Hanya kebetulan, saat Diego datang, keributan itu terjadi.
“Diego datang karena diundang temannya yang berulang tahun di Senayan City. Pertikaian itu sudah terjadi sebelum Diego datang. Cuma orang mengait-ngaitkan dengan Diego karena kebetulan dia pacarnya artis, pemain Timnas, ada di lokasi, jadi disangkut-sangkutkan,” kata Habil Marati saat dihubungi okezone, Kamis (8/11/2012).
Habil pun menerangkan bahwa pagi tadi Diego Michiels ikut latihan bersama Bambang Pamungkas dkk Di Stadion Gelora Bung Karno Senayan.”Buktinya dia ikut latihan,” timpal dia.”Sekarang Diego di Hotel tempat timnas menginap.”
3 pemain keturunan Belanda
Sementara itu tiga pemain keturunan Belanda lainnya mulai bergabung dalam latihan tadi pagi. Tiga pemain itu adalah John van Beukering, Tonnie Cusell, dan Raphael Maitimo. Ketiganya menurut Habil tiba tadi malam. Sebab itu, dalam latihan tadi pagi, ketiganya hanya berlatih ringan.
(fit)
Rumor yang beredar mengatakan Diego berselisih paham dengan dua orang pengunjung klub malam. Keributan itu akhirnya berujung adu fisik. Saat peristiwa terjadi, pemain naturalisasi kekasih Nikita Willy ini, menurut kabar, sedang dalam pengaruh alkohol. Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Tanahabang.
Namun kabar itu dibantah oleh manajer Timnas Habil Marati. Menurutnya, Diego tidak terlibat perkelahian di klub itu. Hanya kebetulan, saat Diego datang, keributan itu terjadi.
“Diego datang karena diundang temannya yang berulang tahun di Senayan City. Pertikaian itu sudah terjadi sebelum Diego datang. Cuma orang mengait-ngaitkan dengan Diego karena kebetulan dia pacarnya artis, pemain Timnas, ada di lokasi, jadi disangkut-sangkutkan,” kata Habil Marati saat dihubungi okezone, Kamis (8/11/2012).
Habil pun menerangkan bahwa pagi tadi Diego Michiels ikut latihan bersama Bambang Pamungkas dkk Di Stadion Gelora Bung Karno Senayan.”Buktinya dia ikut latihan,” timpal dia.”Sekarang Diego di Hotel tempat timnas menginap.”
3 pemain keturunan Belanda
Sementara itu tiga pemain keturunan Belanda lainnya mulai bergabung dalam latihan tadi pagi. Tiga pemain itu adalah John van Beukering, Tonnie Cusell, dan Raphael Maitimo. Ketiganya menurut Habil tiba tadi malam. Sebab itu, dalam latihan tadi pagi, ketiganya hanya berlatih ringan.
(fit)
Persiba Ikat Souza
Sana Sini News - Striker asal Brazil Marcio Souza da Silva hampir pasti berseragam Persiba pada musim kompetisi mendatang. Managemen klub berjuluk Laskar Sultan Agung sudah mengikat tanda jadi kerja sama dengan mantan striker Persib Bandung dan Arema Indonesia itu.
Manager Persiba Bantul Briyanto mengatakan, dari puluhan pemain yang menjalani seleksi di Persiba, baru Marcio Souza yang hampir pasti disodori kontrak satu musim ke depan. Bahkan, managemen sudah memberi down paymet (DP) atau uang muka dari nilai kontrak. "Yang sudah hampir pasti Souza. Kita sudah memberi DP sebagai tanda jadi kontrak," katanya, Minggu (4/11/2012).
Hanya saja, Briyanto enggan menyebutkan nilai kontrak semusim atau DP yang sudah diberikan kepada Souza. Yang jelas untuk urusan gaji pemain, managemen Persiba tetap menjalankan fair and solidarity finance. "Nilainya tidak perlu disebutkan. Intinya DP sudah diberikan dan musim depan Souza berseragam Persiba," ujarnya.
Dia mengakui, sejuah ini baru Souza yang sudah diikat kontrak karena ada sejumlah faktor. Yang paling utama adalah keterbatasan finansial klub kebanggaan publik Bantul. "Kalau dana kita mencukupi, semua pemain yang sudah direkomendasikan Pak Sajuri (asisten pelatih) kita beri DP. Karena dana kita terbatas, memang baru Souza saja," jelasnya.
Berdasarkan rekomendasi dari asisten pelatih yang juga Ketua Tim Seleksi Persiba Sajuri Syahid, setidak ada lima pemain muka baru yang layak disodori kontrak. Selain Marcio Souza, nama lain yang direkomendasikan Sajuri adalah mantan pemain Sriwijaya FC Nova Arianto, Dwo Djoko Prihatin (Persiba Balikpapan) serta mantan duo Persijap Jepara I Made Wirahadi dan Danan Puspito.
Meski demikian, Briyanto juga memberi garansi bagi pemain yang menjalani seleksi, yang diikutsertakan dalam Turnamen Magelang Cup akan dikontrak. "Mayoritas pemain yang kita libatkan dalam Magelang Cup, akan dikontrak. Antara dikontrak atau tidak, persentasenya 80% akan dikontrak," ungkap Mantan Manager Timnas U-23 PSSI ini.
Briyanto juga enggan menyebutkan nama-nama pemain yang sudah mengantongi 80% bakal dikontrak tersebut. Pasalnya, sejauh ini proses negoisasi kepada calon amunisi baru masih berlangsung. "Itu kan baru 80%, belum 100%. Kalau dipublis, tapi ternyata negoisasinya melompat (gagal) gimana," ujarnya.
Dia menambahkan, kemungkinan besar dua minggu sampai sebulan ke depan, sudah tuntas seputar kepastian kontrak kepada para pemain. Awal Desember, skuad Persiba untuk musim 2012-2013 segera dilaunching atau dikenalkan kepada publik. "Sekarang ini masih dalam tahap seleksi, maksimal sebulan ke depan urusan kontrak pemain secara definitif sudah beres. Awal Desember Tim Persiba bisa dikenalkan ke publik," pungkasnya.
Manager Persiba Bantul Briyanto mengatakan, dari puluhan pemain yang menjalani seleksi di Persiba, baru Marcio Souza yang hampir pasti disodori kontrak satu musim ke depan. Bahkan, managemen sudah memberi down paymet (DP) atau uang muka dari nilai kontrak. "Yang sudah hampir pasti Souza. Kita sudah memberi DP sebagai tanda jadi kontrak," katanya, Minggu (4/11/2012).
Hanya saja, Briyanto enggan menyebutkan nilai kontrak semusim atau DP yang sudah diberikan kepada Souza. Yang jelas untuk urusan gaji pemain, managemen Persiba tetap menjalankan fair and solidarity finance. "Nilainya tidak perlu disebutkan. Intinya DP sudah diberikan dan musim depan Souza berseragam Persiba," ujarnya.
Dia mengakui, sejuah ini baru Souza yang sudah diikat kontrak karena ada sejumlah faktor. Yang paling utama adalah keterbatasan finansial klub kebanggaan publik Bantul. "Kalau dana kita mencukupi, semua pemain yang sudah direkomendasikan Pak Sajuri (asisten pelatih) kita beri DP. Karena dana kita terbatas, memang baru Souza saja," jelasnya.
Berdasarkan rekomendasi dari asisten pelatih yang juga Ketua Tim Seleksi Persiba Sajuri Syahid, setidak ada lima pemain muka baru yang layak disodori kontrak. Selain Marcio Souza, nama lain yang direkomendasikan Sajuri adalah mantan pemain Sriwijaya FC Nova Arianto, Dwo Djoko Prihatin (Persiba Balikpapan) serta mantan duo Persijap Jepara I Made Wirahadi dan Danan Puspito.
Meski demikian, Briyanto juga memberi garansi bagi pemain yang menjalani seleksi, yang diikutsertakan dalam Turnamen Magelang Cup akan dikontrak. "Mayoritas pemain yang kita libatkan dalam Magelang Cup, akan dikontrak. Antara dikontrak atau tidak, persentasenya 80% akan dikontrak," ungkap Mantan Manager Timnas U-23 PSSI ini.
Briyanto juga enggan menyebutkan nama-nama pemain yang sudah mengantongi 80% bakal dikontrak tersebut. Pasalnya, sejauh ini proses negoisasi kepada calon amunisi baru masih berlangsung. "Itu kan baru 80%, belum 100%. Kalau dipublis, tapi ternyata negoisasinya melompat (gagal) gimana," ujarnya.
Dia menambahkan, kemungkinan besar dua minggu sampai sebulan ke depan, sudah tuntas seputar kepastian kontrak kepada para pemain. Awal Desember, skuad Persiba untuk musim 2012-2013 segera dilaunching atau dikenalkan kepada publik. "Sekarang ini masih dalam tahap seleksi, maksimal sebulan ke depan urusan kontrak pemain secara definitif sudah beres. Awal Desember Tim Persiba bisa dikenalkan ke publik," pungkasnya.
Popular Posts
-
Sana Sini News - Siapapun yang melihat dijamin langsung seger deh, coba aja dilihat dan di pelototin ...
-
Sana Sini News - Dari yang terlihat biasa aja, sampai yang membuat liur anda keluar :p
-
Sana Sini News - Foto Artis Hot Kiki Amalia on FHM Magazine Full Name: Kiki Amalia Nick Name: Kiki Nationality: Indonesia Place / Date o...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Blog Archives
-
►
2011
(732)
-
►
Desember
(143)
- Des 29 (10)
- Des 25 (3)
- Des 23 (3)
- Des 22 (4)
- Des 21 (2)
- Des 19 (2)
- Des 18 (17)
- Des 17 (1)
- Des 16 (6)
- Des 15 (9)
- Des 12 (9)
- Des 10 (19)
- Des 09 (3)
- Des 08 (3)
- Des 05 (30)
- Des 04 (9)
- Des 03 (3)
- Des 02 (2)
- Des 01 (8)
-
►
November
(583)
- Nov 30 (11)
- Nov 28 (5)
- Nov 26 (6)
- Nov 25 (19)
- Nov 24 (35)
- Nov 23 (20)
- Nov 22 (23)
- Nov 21 (21)
- Nov 20 (16)
- Nov 19 (51)
- Nov 18 (56)
- Nov 17 (50)
- Nov 16 (3)
- Nov 15 (39)
- Nov 14 (42)
- Nov 13 (32)
- Nov 12 (36)
- Nov 11 (14)
- Nov 10 (31)
- Nov 09 (21)
- Nov 08 (11)
- Nov 07 (23)
- Nov 06 (14)
- Nov 05 (4)
-
►
Desember
(143)
Sponsor
Tag Cloud
Aktual
(4)
Asia
(26)
Asia Tenggara
(27)
Auto
(32)
Auto Mobil
(14)
Auto Modif
(5)
Auto Motor
(8)
Auto Trik
(5)
Basket
(11)
Bola
(221)
Bola Dunia
(22)
Bulu Tangkis
(10)
Celebrity
(52)
Champions
(47)
Chit Chat
(10)
Dunia
(20)
Euro 2012
(9)
F1
(12)
Family
(10)
Film
(19)
Fit and Beauty
(10)
Fresh Album
(4)
Gadget
(11)
Galeri
(122)
Game
(9)
Gol
(2)
Hardware
(10)
Hot Gossip
(21)
Indonesia
(24)
Inggris
(44)
Internasional
(146)
Internet
(12)
Italia
(28)
Jagad Unik
(44)
Jerman
(4)
K-Pop
(3)
Legend
(2)
Lifestyle
(43)
Liga Lain
(19)
Lust and Love
(10)
MotoGP
(8)
Music
(33)
New Artis
(2)
New Comer
(6)
On Stage
(20)
Review
(5)
Science
(10)
SEA Games
(15)
Seks
(183)
Sistar
(3)
Software
(10)
Spanyol
(23)
Sport
(67)
Techno
(76)
Telco
(9)
Tenis
(5)
Timur Tengah
(26)
Tinju
(6)
Tips Seks
(54)
Trend and Fashion
(13)
Videosexy
(7)






