Recent Articles
Home » Posts filed under Asia Tenggara
Arroyo Hadapi Tuntutan Hukum Baru
Sana Sini News - Nasib mantan Presiden Filipin Gloria Macapagal Arroyo makin memburuk. Setelah diperintahkan untuk menjalani tahanan, kini dirinya dihadapkan pada tuntutan hukum baru.
Sebelumnya, Arroyo saat ini yang tengah sakit, berada dalam pengawasan ketat rumah sakit militer Filipina. Dirinya terpaksa ditahan disana karena dianggap melakukan kecurangan pada saat pemilu lalu.
Kini dirinya dihadapkan pada kasus baru yang melibatkan perusahaan teknologi China, ZTE. Arroyo dicurigai melakukan tindakan korupsi dalam pembuatan jaringan internet nasional bersama ZTE. Demikian diberitakan the New York Times, Kamis (29/12/2011).
Proyek itu memang diketahui dibatalkan, setelah mendapatkan tekanan dari rakyat 2008 silam. Namun dari pembatalan tersebut, Arroyo dikabarkan mendapatkan uang jutaan dolar.
Tuduhan ini sendiri juga melibatkan suami Arroyo yakni Jose Miguel Arroyo. Namun Jose Arroyo menolak segala tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Bila benar tuduhan ini terbukti, tentunya menjadi pukulan terbaru bagi Arroyo. Presiden Benigno Aquino pun tidak bersedia memberikan pengampunan terhadap di saat Natal lalu.
Bagi Aquini, mantan perempuan yang paling berkuasa di Asia Tenggara tersebut dianggap tidak menunjukan penyesalan atas kasus-kasus yang menimpa dirinya.
Aquino bahkan tidak memberikan izin kepada Arroyo untuk merayakan Natal bersama keluarganya di rumah.
Kini perempuan yang menderita sakit punggung itu, terpaksa menghabiskan hari-harinya di rumah sakit menunggu proses pengadilan berlanjut. (faj)
Sebelumnya, Arroyo saat ini yang tengah sakit, berada dalam pengawasan ketat rumah sakit militer Filipina. Dirinya terpaksa ditahan disana karena dianggap melakukan kecurangan pada saat pemilu lalu.
Kini dirinya dihadapkan pada kasus baru yang melibatkan perusahaan teknologi China, ZTE. Arroyo dicurigai melakukan tindakan korupsi dalam pembuatan jaringan internet nasional bersama ZTE. Demikian diberitakan the New York Times, Kamis (29/12/2011).
Proyek itu memang diketahui dibatalkan, setelah mendapatkan tekanan dari rakyat 2008 silam. Namun dari pembatalan tersebut, Arroyo dikabarkan mendapatkan uang jutaan dolar.
Tuduhan ini sendiri juga melibatkan suami Arroyo yakni Jose Miguel Arroyo. Namun Jose Arroyo menolak segala tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Bila benar tuduhan ini terbukti, tentunya menjadi pukulan terbaru bagi Arroyo. Presiden Benigno Aquino pun tidak bersedia memberikan pengampunan terhadap di saat Natal lalu.
Bagi Aquini, mantan perempuan yang paling berkuasa di Asia Tenggara tersebut dianggap tidak menunjukan penyesalan atas kasus-kasus yang menimpa dirinya.
Aquino bahkan tidak memberikan izin kepada Arroyo untuk merayakan Natal bersama keluarganya di rumah.
Kini perempuan yang menderita sakit punggung itu, terpaksa menghabiskan hari-harinya di rumah sakit menunggu proses pengadilan berlanjut. (faj)
Myanmar Tegaskan Tak Ada MoU Nuklir Korut
Sana Sini News - Myanmar menolak tuduhan telah bekerja sama dengan Korea Utara terkait isu senjata nuklir.
Bantahan ini adalah yang pertama kali muncul menanggapi spekulasi bahwa dua negara yang dikucilkan oleh dunia internasional tersebut melakukan kerja sama untuk membangun senjata nuklir.
Bantahan tersebut dilontarkan setelah kunjungan bersejarah, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, ke Myanmar seminggu lalu.
Ini adalah pertama kalinya seorang pejabat tinggi secara terbuka mengomentari masalah ini.
Ketua Hluttaw Pyithu, majelis rendah Parlemen Burma, Thura Shwe Mann, mengatakan selama kunjungannya ke Korea Utara pihaknya hanya menandatangani nota kesepahaman terkait kerja sama angkatan bersenjata kedua negara, bukan kerja sama nuklir seperti yang dituduhkan. Demikian diberitakan Reuters, Sabtu (10/12/2011).
"Kami mempelajari sistem pertahanan udara mereka, pabrik-pabrik senjata, pesawat dan kapal. Angkatan bersenjata mereka cukup tangguh jadi kami setuju untuk bekerja sama dengan mereka jika diperlukan," tambah Shwe Mann.
Selama kunjungan singkatnya di Myanmar, Hillary Clinton mendesak pemimpin baru Myanmar untuk mengakhiri hubungan rahasia dengan Korea Utara yang telah dikecam dunia internasional akibat pembangunan instalasi nuklir.
(rhs)
Bantahan ini adalah yang pertama kali muncul menanggapi spekulasi bahwa dua negara yang dikucilkan oleh dunia internasional tersebut melakukan kerja sama untuk membangun senjata nuklir.
Bantahan tersebut dilontarkan setelah kunjungan bersejarah, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, ke Myanmar seminggu lalu.
Ini adalah pertama kalinya seorang pejabat tinggi secara terbuka mengomentari masalah ini.
Ketua Hluttaw Pyithu, majelis rendah Parlemen Burma, Thura Shwe Mann, mengatakan selama kunjungannya ke Korea Utara pihaknya hanya menandatangani nota kesepahaman terkait kerja sama angkatan bersenjata kedua negara, bukan kerja sama nuklir seperti yang dituduhkan. Demikian diberitakan Reuters, Sabtu (10/12/2011).
"Kami mempelajari sistem pertahanan udara mereka, pabrik-pabrik senjata, pesawat dan kapal. Angkatan bersenjata mereka cukup tangguh jadi kami setuju untuk bekerja sama dengan mereka jika diperlukan," tambah Shwe Mann.
Selama kunjungan singkatnya di Myanmar, Hillary Clinton mendesak pemimpin baru Myanmar untuk mengakhiri hubungan rahasia dengan Korea Utara yang telah dikecam dunia internasional akibat pembangunan instalasi nuklir.
(rhs)
Pesawat Jenis Kargo Jatuh, 11 Orang Tewas
Sana Sini News - Sebuah pesawat kargo jatuh di Ibu Kota Filipina, Manila, dan memicu kebakaran. Tragedi itu menewaskan 11 orang, termasuk dua di antaranya anak-anak dan menyebabkan 20 lainnya mengalami cedera.
"Tim penyelamat menemukan sembilan mayat dalam keadaan gosong terbakar berikut seorang anak dan seorang bayi di lokasi kejadian yang berada dekat bandara Filipina," ujar Sekretaris Jenderal Palang Merah Nasional Filipina, Gwendolyn Pang. Demikian diberitakan AFP, Sabtu (10/12/2011).
"Kecelakaan itu membakar sedikitnya 30 rumah. Ini adalah lapak, terbuat dari bahan ringan," tambah Pang.
Pang juga kembali menambahkan mereka yang tewas termasuk pilot dan co-pilot pesawat.
Pesawat kargo yang jatuh dijadwalkan akan mengambil kargo dari pulau Mindoro. Namun tak lama setelah lepas landas, pilot meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat naas tersebut.
(rhs)
"Tim penyelamat menemukan sembilan mayat dalam keadaan gosong terbakar berikut seorang anak dan seorang bayi di lokasi kejadian yang berada dekat bandara Filipina," ujar Sekretaris Jenderal Palang Merah Nasional Filipina, Gwendolyn Pang. Demikian diberitakan AFP, Sabtu (10/12/2011).
"Kecelakaan itu membakar sedikitnya 30 rumah. Ini adalah lapak, terbuat dari bahan ringan," tambah Pang.
Pang juga kembali menambahkan mereka yang tewas termasuk pilot dan co-pilot pesawat.
Pesawat kargo yang jatuh dijadwalkan akan mengambil kargo dari pulau Mindoro. Namun tak lama setelah lepas landas, pilot meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat naas tersebut.
(rhs)
Hina Ratu Thailand, Seorang Pria Dibui 20 Tahun
Sana Sini News - Seorang pria Thailand terancam menghabiskan waktu 20 tahun ke depan di dalam penjara. Pria malang itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan Thailand karena mengirim pesan singkat atau SMS yang menghina Ratu Thailand.
Pengadilan memutuskan Amphon Tangnoppaku bersalah atas empat tuduhan melanggar lese majeste atau kejahatan melakukan penghinaan terhadap keluarga kerajaan. Selain itu, dirinya juga dianggap bersalah melanggar undang-undang kejahatan cyber.
Atas tiap tuduhannya ini, Amphon divonis penjara lima tuduhan. Total, dirinya pun terpaksa mendekam di bui selama 20 tahun.
Ulahnya yang menghina Ratu Sirikit terjadi pada Mei 2010. Saat itu, Amphon mengirim pesan singkat berisi hinaan kepada sekretaris pribadi Ratu, yang juga mantan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva.
Amphon menepis segala tuduhan yang diarahkan kepadanya. Dirinya merasa tidak pernah mengirim pesan singkat, bahkan dia pun tidak mengerti fungsi sms dalam sebuah telepon seluler.
Penangkapan yang didasarkan pada aturan lese majeste, meningkat tajam di saat kondisi Thailand dalam keadaan tidak stabil. Umumnya undang-undang ini digunakan oleh kelompok politik untuk menghabisi lawan politiknya.
Statistik menyebutkan kasus lese majeste di Thailand meningkat tajam pada 2010, yang mencapai 36 kasus. Dibandingkan pada 2005 yang mencapai 18 kasus.
Vonis atas Amphon pun dikecam keras oleh kelompok Amnesty International.
"Thailand harus meninggalkan lese majeste. Penerapan undang-undang itu amat kontra dengan kewajiban hukum internasional," unkap juru bicara Amnesty International Benjamin Zawacki seperti dikutip Associated Press, Kamis (24/11/2011).
Zawacki menilai Amphon adalah tahanan politik korban leste majeste. Pria berusia 61 tahun itu saat ini ditahan di Penjara Remand Bangkok. Dia ditahan tanpa ada kemungkinan bebas lewat uang jaminan.
(faj)
Pengadilan memutuskan Amphon Tangnoppaku bersalah atas empat tuduhan melanggar lese majeste atau kejahatan melakukan penghinaan terhadap keluarga kerajaan. Selain itu, dirinya juga dianggap bersalah melanggar undang-undang kejahatan cyber.
Atas tiap tuduhannya ini, Amphon divonis penjara lima tuduhan. Total, dirinya pun terpaksa mendekam di bui selama 20 tahun.
Ulahnya yang menghina Ratu Sirikit terjadi pada Mei 2010. Saat itu, Amphon mengirim pesan singkat berisi hinaan kepada sekretaris pribadi Ratu, yang juga mantan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva.
Amphon menepis segala tuduhan yang diarahkan kepadanya. Dirinya merasa tidak pernah mengirim pesan singkat, bahkan dia pun tidak mengerti fungsi sms dalam sebuah telepon seluler.
Penangkapan yang didasarkan pada aturan lese majeste, meningkat tajam di saat kondisi Thailand dalam keadaan tidak stabil. Umumnya undang-undang ini digunakan oleh kelompok politik untuk menghabisi lawan politiknya.
Statistik menyebutkan kasus lese majeste di Thailand meningkat tajam pada 2010, yang mencapai 36 kasus. Dibandingkan pada 2005 yang mencapai 18 kasus.
Vonis atas Amphon pun dikecam keras oleh kelompok Amnesty International.
"Thailand harus meninggalkan lese majeste. Penerapan undang-undang itu amat kontra dengan kewajiban hukum internasional," unkap juru bicara Amnesty International Benjamin Zawacki seperti dikutip Associated Press, Kamis (24/11/2011).
Zawacki menilai Amphon adalah tahanan politik korban leste majeste. Pria berusia 61 tahun itu saat ini ditahan di Penjara Remand Bangkok. Dia ditahan tanpa ada kemungkinan bebas lewat uang jaminan.
(faj)
Myanmar Perbolehkan Warganya Berdemo
Sana Sini News - Parlemen Myanmar mencabut larangan demonstrasi damai bagi para warganya. Langkah ini merupakan salah satu bentuk perkembangan demokratisasi di negara yang sempat dipimpin oleh junta militer tersebut.
Rancangan undang-undang (RUU) baru akan segera ditandatangani Presiden Thein Sein dan berubah menjadi hukum. Lewat undang-undang baru itu, para warga Myanmar diperbolehkan untuk melakukan unjuk rasa dengan damai. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (24/11/2011).
Para demonstran diperbolehkan untuk membawa bendera dan simbol-simbol kepartaian lainnya. Namun, para demonstran harus tidak boleh berdemo di dekat kantor Pemerintah Myanmar, sekolah, rumah sakit, dan kantor kedutaan besar.
RUU itu muncul empat tahun setelah munculnya tragedi pemberantasan demonstrasi yang dilakukan oleh biksu oleh junta militer. Sebanyak 31 orang biksu ditahan dan ratusan lainnya dipenjara karena berdemonstrasi.
Perkembangan di Myanmar memang menjadi pokok perhatian masyarakat internasional. Myanmar juga dipastikan akan menjadi Ketua Asean pada 2014 mendatang.
Amerika Serikat (AS) bahkan menyambut perkembangan di Myanmar. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga berencana akan mengadakan lawatan ke Myanmar pada awal Desember mendatang untuk menyaksikan proses demokratisasi di negara tersebut.(rhs)
Rancangan undang-undang (RUU) baru akan segera ditandatangani Presiden Thein Sein dan berubah menjadi hukum. Lewat undang-undang baru itu, para warga Myanmar diperbolehkan untuk melakukan unjuk rasa dengan damai. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (24/11/2011).
Para demonstran diperbolehkan untuk membawa bendera dan simbol-simbol kepartaian lainnya. Namun, para demonstran harus tidak boleh berdemo di dekat kantor Pemerintah Myanmar, sekolah, rumah sakit, dan kantor kedutaan besar.
RUU itu muncul empat tahun setelah munculnya tragedi pemberantasan demonstrasi yang dilakukan oleh biksu oleh junta militer. Sebanyak 31 orang biksu ditahan dan ratusan lainnya dipenjara karena berdemonstrasi.
Perkembangan di Myanmar memang menjadi pokok perhatian masyarakat internasional. Myanmar juga dipastikan akan menjadi Ketua Asean pada 2014 mendatang.
Amerika Serikat (AS) bahkan menyambut perkembangan di Myanmar. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga berencana akan mengadakan lawatan ke Myanmar pada awal Desember mendatang untuk menyaksikan proses demokratisasi di negara tersebut.(rhs)
Pekan Depan Clinton Dipastikan ke Myanmar
Sana Sini News - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton dipastikan akan mengunjungi Myanmar pekan depan. Sebelumnya Presiden Barack Obama sempat menyatakan akan mengirim Clinton ke Myanmar, saat dirinya menghadiri KTT Asean pekan lalu di Bali.
Masih jelas diingatan bagaimana Obama menyambut baik perubahan yang terus terjadi di Myanmar. Menurutnya Myanmar terus menunjukan perkembangan demokrasi dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara pengumuman kunjungan Clinton ke Myanmar ini tidak lepas dari pengumuman partai yang dipimpin oleh tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi, untuk kembali ke kancah politik negara yang dahulu disebut Burma.
"Kunjungan Menlu Clinton akan menunjukan pentingnya komitmen AS melakukan dialog langsung sebagai sebuah pendekatan langsung," pernyataan Kementerian Luar Negeri AS, seperti dikutip AFP, Kamis (24/11/2011).
"Beliau akan menyatakan dukungan (AS) atas proses reformasi yang terjadi di Myanmar dalam beberapa bulan terakhir, termasuk juga membicarakan proses reformasi yang kemungkinan besar dapat dibantu oleh AS," imbuh pernyataan tersebut.
Sebelum berangkat ke Myanmar, Clinton akan mampir sebentar ke Korea Selatan (Korsel) guna menghadiri pertemuan internasional mengenai bantuan kemanusiaan. Kunjungan ke Korsel ini akan berlangsung pada 30 November mendatang.
Masih jelas diingatan bagaimana Obama menyambut baik perubahan yang terus terjadi di Myanmar. Menurutnya Myanmar terus menunjukan perkembangan demokrasi dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara pengumuman kunjungan Clinton ke Myanmar ini tidak lepas dari pengumuman partai yang dipimpin oleh tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi, untuk kembali ke kancah politik negara yang dahulu disebut Burma.
"Kunjungan Menlu Clinton akan menunjukan pentingnya komitmen AS melakukan dialog langsung sebagai sebuah pendekatan langsung," pernyataan Kementerian Luar Negeri AS, seperti dikutip AFP, Kamis (24/11/2011).
"Beliau akan menyatakan dukungan (AS) atas proses reformasi yang terjadi di Myanmar dalam beberapa bulan terakhir, termasuk juga membicarakan proses reformasi yang kemungkinan besar dapat dibantu oleh AS," imbuh pernyataan tersebut.
Sebelum berangkat ke Myanmar, Clinton akan mampir sebentar ke Korea Selatan (Korsel) guna menghadiri pertemuan internasional mengenai bantuan kemanusiaan. Kunjungan ke Korsel ini akan berlangsung pada 30 November mendatang.
Thaksin Takkan Pulang
Sana Sini News - Mantan Perdana Menteri Thailand yang saat ini menjadi buronan, Thaksin Shinawatra, tidak berniat untuk pulang ke negaranya.
Lewat sebuah konferensi pers di Korea Selatan (Korsel) Thaksin menegaskan dirinya takkan kembali ke Thailand hingga adanya proses rekonsiliasi. Meski demikian, Kerajaan Thailand dikabarkan akan memberikannya amnesti pada 5 Desember mendatang, yang merupakan hari ulang tahun dari Raja Bhumibol Adulyadej.
Thaksin yang lengser pada 2006 lalu lewat kudeta militer saat ini hidup dalam pengasingan di Dubai, Uni Emirat Arab untuk menghindari penangkapan karena pria berusia 66 tahun ini mendapat dakwaan kasus korupsi. Pemberian amnesti yang mungkin didapatkannya dinilai akan meningkatkan ketegangan di Thailand. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (23/11/2011).
Di Korsel, Thaksin pun menegaskan, dirinya siap untuk melakukan pengorbanan demi terciptanya rekonsiliasi di Thailand dan berjanji tidak akan pulang sebelum rekonsiliasi itu terjadi.
Meski demikian Pemerintah Thailand sudah menyatakan penolakannya terhadap pemberian amnesti untuk Thaksin. Oposisi pemerintah mengancam untuk turun ke jalan bila Thaksin memang akan pulang ke kampung halamannya.
Banyak pihak yang menilai, Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra yang merupakan adik dari Thaksin, tengah mengatur strategi untuk memulangkan kakaknya yang saat ini menjadi buronan.(rhs)
Lewat sebuah konferensi pers di Korea Selatan (Korsel) Thaksin menegaskan dirinya takkan kembali ke Thailand hingga adanya proses rekonsiliasi. Meski demikian, Kerajaan Thailand dikabarkan akan memberikannya amnesti pada 5 Desember mendatang, yang merupakan hari ulang tahun dari Raja Bhumibol Adulyadej.
Thaksin yang lengser pada 2006 lalu lewat kudeta militer saat ini hidup dalam pengasingan di Dubai, Uni Emirat Arab untuk menghindari penangkapan karena pria berusia 66 tahun ini mendapat dakwaan kasus korupsi. Pemberian amnesti yang mungkin didapatkannya dinilai akan meningkatkan ketegangan di Thailand. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (23/11/2011).
Di Korsel, Thaksin pun menegaskan, dirinya siap untuk melakukan pengorbanan demi terciptanya rekonsiliasi di Thailand dan berjanji tidak akan pulang sebelum rekonsiliasi itu terjadi.
Meski demikian Pemerintah Thailand sudah menyatakan penolakannya terhadap pemberian amnesti untuk Thaksin. Oposisi pemerintah mengancam untuk turun ke jalan bila Thaksin memang akan pulang ke kampung halamannya.
Banyak pihak yang menilai, Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra yang merupakan adik dari Thaksin, tengah mengatur strategi untuk memulangkan kakaknya yang saat ini menjadi buronan.(rhs)
Arroyo Tetap Ditahan di Rumah Sakit
Sana Sini News - Pengadilan Filipina mengizinkan mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo untuk ditahan sementara di rumah sakit. Sementara pengacaranya terus berjuang untuk mengusahakan kebebasannya.
Arroyo ditahan dalam ruangan rumah sakit St. Luke yang mewah. Selama di rumah sakit, politisi berusia 64 tahun ini dirawat atas penyakit tulang yang dideritanya selama ini. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (21/11/2011).
Tetapi, keputusan pemerintah ditentang oleh aktivis sayap kiri Filipina. Mereka mendesak agar Arroyo tetap dipenjara di dalam sel umum, seperti layaknya pelaku kriminal lainnya.
Padahal, Kepolisian Filipina sudah mempersiapkan sel khusus yang dilengkapi kamar tidur dan sebuah dapur kecil serta memiliki pendingin ruangan.
Terlepas dari semua kontroversi yang meliputi penahanan Arroyo, Presiden Benigno Aquino berjanji akan memperlakukan Arroyo dengan hormat. Sementara Ferdinad Topacio yang selama ini membela kasus Arroyo, menilai pemerintah tidak memiliki hati karena melakukan penahanan terhadap kliennya.
Topacio menepis jaminan dari Pemerintah Filipina, bahwa Arroyo akan mendapatkan pengadilan yang layak. Menurutnya Pemerintah Filipina memang berniat untuk menahan mantan presiden tersebut dan kemungkinan besar dirinya tidak bisa merayakan Natal bersama keluarganya tahun ini.
Sempat disebut sebagai perempuan paling berkuasa di Asia, Arroyo saat ini justru menjadi pesakitan. Dirinya, dianggap melakukan kecurangan pemilu 2007 yang membuatnya terpilih kembali sebagai senator. Pelaku kecurangan pemilu di Filipina, pada umumnya terancam penjara selama 40 tahun.
Namun, Arroyo menyanggah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat ini, tim pengacaranya berencana untuk mempertanyakan legalitas Komisi Pemilihan Filipina dan pihak Kementerian Kehakiman Filipina untuk melaporkan dakwaan kecurangan pemilu ini.
Arroyo ditahan dalam ruangan rumah sakit St. Luke yang mewah. Selama di rumah sakit, politisi berusia 64 tahun ini dirawat atas penyakit tulang yang dideritanya selama ini. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (21/11/2011).
Tetapi, keputusan pemerintah ditentang oleh aktivis sayap kiri Filipina. Mereka mendesak agar Arroyo tetap dipenjara di dalam sel umum, seperti layaknya pelaku kriminal lainnya.
Padahal, Kepolisian Filipina sudah mempersiapkan sel khusus yang dilengkapi kamar tidur dan sebuah dapur kecil serta memiliki pendingin ruangan.
Terlepas dari semua kontroversi yang meliputi penahanan Arroyo, Presiden Benigno Aquino berjanji akan memperlakukan Arroyo dengan hormat. Sementara Ferdinad Topacio yang selama ini membela kasus Arroyo, menilai pemerintah tidak memiliki hati karena melakukan penahanan terhadap kliennya.
Topacio menepis jaminan dari Pemerintah Filipina, bahwa Arroyo akan mendapatkan pengadilan yang layak. Menurutnya Pemerintah Filipina memang berniat untuk menahan mantan presiden tersebut dan kemungkinan besar dirinya tidak bisa merayakan Natal bersama keluarganya tahun ini.
Sempat disebut sebagai perempuan paling berkuasa di Asia, Arroyo saat ini justru menjadi pesakitan. Dirinya, dianggap melakukan kecurangan pemilu 2007 yang membuatnya terpilih kembali sebagai senator. Pelaku kecurangan pemilu di Filipina, pada umumnya terancam penjara selama 40 tahun.
Namun, Arroyo menyanggah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat ini, tim pengacaranya berencana untuk mempertanyakan legalitas Komisi Pemilihan Filipina dan pihak Kementerian Kehakiman Filipina untuk melaporkan dakwaan kecurangan pemilu ini.
AS Bantu RI Bangun Pusat Latihan Pasukan Perdamaian
Sana Sini News - Amerika Serikat (AS) dan Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian dunia. AS pun menjanjikan membantu pembangunan pusat latihan pasukan perdamaian di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Sejak 2006 lalu, AS sudah mengucurkan dana sebesar USD14,8 juta atau sekira Rp133 miliar untuk membantu operasi pasukan perdamaian Indonesia.
AS pun terlibat dalam pembangunan pusat latihan bagi para pasukan perdamaian yang ada di Sentul. Fasilitas ini akan dibangun di tanah seluas 159 hektare dan akan selesai pada 2013 mendatang. Fasilitas ini akan sanggup menampung 1.500 pasukan. Demikian seperti diberitakan Lembar Fakta Departemen Luar Negeri AS yang diterima okezone, Sabtu (19/11/2011).
Setelah pusat pelatihan dibangun, pasukan Indonesia akan diberikan pelatihan yang mendetil sebelum dikerahkan ke negara lain dalam misi perdamaian.
Kerja sama penjagaan perdamaian merupakan salah satu dari program Kerja Sama Komprehensif AS dan Indonesia.
Global Peace Operation Initiative (GPOI) juga mendanai pembangunan barak dan pengadaan peralatan bagi pasukan Indonesia yang menjalankan misi perdamaian.
Sejak 1957 silam, Indonesia sudah mengerahkan 24 ribu pasukan perdamaian melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saat ini, sebanyak 1.700 pasukan perdamaian asal Indonesia sudah disebar di negara-negara yang ada di belahan dunia seperti Lebanon, Kongo, dan Haiti.
Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa juga berencana meningkatkan jumlah pasukan perdamaian Indonesia yang siap menjalankan misi perdamaiannya di belahan dunia ini.
Demi Arroyo, Aquino Lewati Makan Malam di Bali
Sana Sini News - Presiden Filipina Benigno Aquino tampaknya harus melewati jamuan makan malam di pertemuan East Asia Summit (EAS) yang diselenggarakan di Bali karena mengurus kasus mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo yang berstatus terdakwa.
Arroyo saat ini masih terbaring di rumah sakit dan menjadi terdakwa atas kasus kecurangan terhadap pemilihan umum pada 2007 lalu. Wanita berusia 64 itu tengah menderita penyakit tulang yang cukup langka. Demikian seperti diberitakan AFP, Sabtu (19/11/2011).
Presiden Aquino pun melewati jamuan makan malam di Bali karena dirinya selalu mendapatkan telepon dari para pejabat Filipina di Kota Manila yang mengurus kasus Arroyo.
Penangkapan Arroyo merupakan hal yang sudah dikampanyekan oleh Presiden Aquino sejak menjabat sebagai Presiden Filipina. Arroyo dikabarkan juga menjadi tersangka dalam kasus korupsi.
Menyaksikan kondisi Arroyo yang tidak sehat, Pemerintah Filipina pun memutuskan untuk tidak memenjarakannya. Arroyo diperbolehkan untuk tinggal di rumah sakit.
Pemerintah Filipina juga sudah berjanji akan memperlakukan Arroyo dengan baik dan hormat. Kepolisian bahkan tidak diperbolehkan untuk memborgol mantan Presiden Filipina yang sedang sakit itu.
Selamatkan Lingkungan, AS Bantu RI Rp5 Triliun
Sana Sini News - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mengumumkan AS akan memberikan bantuan ke Indonesia sebesar USD600 juta atau sekira Rp5 triliun untuk menyelamatkan lingkungan.
Dana itu akan disalurkan lewat salah satu badan bantuan milik Pemerintah AS, Millenium Challenge Corporation (MCC). Clinton mengumumkan bantuan itu dalam pertemuan East Asia Summit (EAS) yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali.
"Satu di antara tujuh desa di Indonesia tidak memiliki aliran listrik yang bagus dan banyak desa di Indonesia menggunakan energi solar yang mahal dan juga akan mengotori lingkungan," ujar Clinton, seperti dikutip AFP, Sabtu (19/11/2011).
"Pembalakan liar, konversi lahan pertanianlah, pencemaran air dan praktik-praktik yang merusak lingkungan lainnya akan berakibat buruk pada kekayaan alam," tambahnya.
Sejak menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Perubahan Iklim di Bali pada 2007 lalu, Indonesia telah melancarkan berbagai upaya untuk mengatasi perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Meski demikian, Indonesia merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia ini.
Sebanyak 85 persen gas tersebut umumnya disebabkan adanya pembalakan liar dan perusakan lingkungan lainnya. Bantuan dana dari MCC bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca tersebut.
Hadapi Banjir, Thailand Gandeng China
Sana Sini News - Menteri Luar Negeri China Wen Jiabao dan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk penanggulangan bencana.
Wen mengatakan, China akan meningkatkan kerja sama keamanan dengan Thailand untuk mengamankan Sungai Mekong dan membantu Thailand mengatasi banjir.
Thailand pun berterima kasih dengan adanya bantuan dari China terhadap para korban banjir di Thailand. Hal ini dinilai menunjukkan persahabatan antara China dan Thailand.
"Thailand menyambut perusahaan China yang berpartisipasi dalam proses rekonstruksi kota di Thailand, pascabanjir," ujar Yingluck, seperti dikutip Xinhua, Sabtu (19/11/2011).
Yingluck mengatakan, hubungan Thailand dan China merupakan suatu hal yang penting. Yingluck juga berharap kerja sama dengan China akan semakin meningkat di masa yang akan datang. Thailand juga selalu menyambut perusahaan China yang ingin berinvestasi.
Saat ini, jumlah korban banjir di Thailand semakin meningkat dan hampir mencapai 600 orang. Beberapa provinsi di Thailand pun tampak digenangi air.
Banjir yang menerjang Thailand dipicu oleh hujan deras yang berawal pada pertengahan Juli lalu, sekira lima juta warga menjadi korban banjir. Meski demikian, Gubernur Kota Bangkok Sukhumbhand Paribatra yakin, banjir yang terjadi di jalanan Kota Bangkok akan surut beberapa bulan yang akan datang.
China Tak Inginkan Hegemoni
Sana Sini News - Perdana Menteri China Wen Jiabao mencoba untuk meyakinkan seluruh negara di kawasan Asia Tenggara bahwa China hanya ingin bekerja sama dengan negara-negara di kawasan tersebut, meski adanya peristiwa sengketa Laut China Selatan.
"China tidak akan mencari hegemoni. Kami pun menolak segala hal yang bersifat hegemonis," ujar Wen di Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke 19, seperti dikutip Xinhua, Sabtu (19/11/2011).
"China, akan menjadi tetangga, sahabat, dan mitra yang baik bagi Asean," tambahnya.
Pernyataan Wen muncul di tengah adanya sengketa Laut China Selatan yang saat ini kian memanas. Dalam sengketa itu, China pun tampak berseteru dengan Filipina dan juga Vietnam.
China pun tampak keberatan dengan campur tangan Amerika Serikat (AS) di sengketa Laut China Selatan. Belakangan ini, AS pun tampak mendukung Filipina yang merupakan salah satu mitranya dalam sengketa Laut China Selatan.
"Pasukan asing tidak akan diperbolehkan untuk ikut campur dalam masalah ini. Laut China Selatan harus diselesaikan oleh negara-negara yang bersengketa lewat sebuah dialog," ujar Wen.
Isu sengketa Laut China Selatan tampak merenggangkan hubungan China dan Filipina, serta Vietnam. Beberapa bulan yang lalu, Filipina pun kerap melakukan latihan militer bersama dengan AS di dekat wilayah sengketa tersebut. Vietnam juga tampak melakukan aktivitas yang sama dengan Filipina.
Partai Suu Kyi Segera Daftarkan Diri di Pemilu
Sana Sini News - Partai Liga Demokrasi Nasional (NDL) yang dipelopori oleh tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi memutuskan untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum (pemilu) Myanmar yang akan segera diselenggarakan.
NDL sempat menolak untuk mendaftarkan diri di pemilu 2010 karena ada larangan terhadap Suu Kyi yang hendak kembali ke ranah politik. Setelah reformasi terjadi, Suu Kyi pun dibebaskan dari rumah tahanan dan diperbolehkan berpartisipasi dalam proses politik. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Jumat (18/11/2011).
Suu Kyi juga sudah mengatakan, dirinya akan kembali masuk ke arena politik karena adanya reformasi. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama juga sudah mengutus Menteri Luar Negeri Hillary Clinton untuk mengunjungi Myanmar.
Popularitas NDL tampaknya semakin meningkat di Myanmar karena ada supremasi sipil. Dukungan terhadap Suu Kyi juga sudah tampak di kalangan masyarakat internasional.
NDL sebelumnya sempat memenangkan pemilu pada 1990 silam, namun junta militer Myanmar langsung memboikot hasil pemilu itu. Suu Kyi pun ditahan oleh junta militer selama 15 tahun dan dirinya pun dibebaskan baru-baru ini.
Meski sudah ada pembebasan terhadap oposisinya, Myanmar masih menahan banyak tahanan politik. Para tahanan politik Myanmar pun dikabarkan sulit untuk mendapatkan grasi.
Korban Jiwa Banjir Thailand Capai 594 Orang
Sana Sini News - Sebanyak 594 orang tewas dalam bencana banjir di Thailand. Beberapa provinsi pun dikabarkan masih tergenang air.
Banjir yang menerjang Thailand dipicu oleh hujan deras yang berawal pada pertengahan Juli lalu. Sebanyak 77 provinsi di Thailand saat ini masih dilanda banjir dan sekira lima juta warga menjadi korban banjir. Demikian seperti diberitakan IANS, Jumat (18/11/2011).
Sebanyak 300 ribu warga di Thailand juga terancam kehilangan pekerjaannya akibat banjir yang mengerikan tersebut. Banjir itu juga sudah menerjang bandar udara.
Banjir yang terjadi di Thailand menimbulkan desakan kepada Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra untuk turun dari jabatannya. Tetapi Yingluck bersumpah untuk tetap menjabat sebagai perdana menteri dan berjanji akan tetap berjuang untuk mengatasi banjir.
Meski demikian, Gubernur Kota Bangkok Sukhumbhand Paribatra yakin, banjir yang terjadi di jalanan Kota Bangkok akan surut beberapa bulan yang akan datang.
Banjir ini menjadi banjir terburuk yang pernah ada dalam sejarah Thailand. Selain Thailand, Kamboja dan Vietnam pun dilanda bencana yang sama.
Filipina Akan Perlakukan Arroyo dengan Baik
Sana Sini News - Pemerintah Filipina berjanji akan memperlakukan mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo dengan baik dan hormat, meski dirinya didakwa melakukan kecurangan pemilihan umum.
Menteri Kehakiman Filipina Leila de Lima mengatakan, kepolisian akan segera mengeluarkan surat penangkapan terhadap Arroyo yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.
"Kami akan memperlakukan mantan presiden kami dengan hormat, kepolisian tidak akan memborgolnya atau membawanya keluar dari rumah sakit," ujar de Lima, seperti dikutip Deutsche Presse, Jumat (18/11/2011).
Arroyo ditahan di rumah sakit sejak Selasa lalu ketika dirinya mencoba untuk meninggalkan Filipina. Arroyo memutuskan untuk menunda pengobatannya ke luar negeri karena kondisi kesehatannya makin memburuk.
Wanita berusia 64 tahun ini menderita penyakit tulang yang cukup langka, namun harus tetap menjalani proses pengadilan di Filipina.
Selain mencurangi pemilihan umum, Arroyo yang sudah berkuasa sembilan tahun di Filipina itu juga menjadi tersangka kasus korupsi. Presiden Filipina Benigno Aquino bahkan sudah berjanji akan menangkap Arroyo secepatnya.
Arroyo Diadili Hari Ini
Sana Sini News - Pemerintah Filipina dan pihak kehakiman di Filipina siap mengadili mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo hari ini, terkait isu korupsi.
Pada Kamis kemarin, kondisi Arroyo tampak memburuk, dirinya tak bisa tidur karena sakitnya. Arroyo pun tidak sanggup untuk berobat ke luar negeri. Mahkamah Agung akhirnya memutuskan untuk mengadili Arroyo pada 11.00 waktu setempat.
"Sangat mungkin, pengadilan akan mengadili Arroyo hari ini," ujar juru bicara pengadilan Midas Marquez, seperti dikutip AFP, Jumat (18/11/2011).
Pengadilan sebelumnya sudah meminta Pemerintah Filipina yang mendakwa Arroyo atas tuduhan korupsi dan penipuan, agar mencabut larangan bepergian terhadap Arroyo. Meski demikian, Pemerintah Filipina menentangnya, dan tetap mencegat Arroyo pada Selasa malam di bandara.
Menurut Menteri Kehakiman Filipina, Arroyo harus ditahan agar tidak pergi ke negara lain. Arroyo juga akan tetap dirawat di Manila.
Salah satu alasan yang membuat Arroyo hendak meninggalkan negaranya adalah karena operasinya di Filipina gagal, dan kondisi kesehatannya makin menurun.
Mantan Presiden Filipina yang berusia 64 tahun itu menjabat selama sembilan tahun, dan saat ini menderita penyakit tulang yang cukup langka.
Asean Resmikan Myanmar Sebagai Ketua pada 2014
Sana Sini News - Myanmar, secara resmi akan mengetuai Asean pada 2014 mendatang, meski banyak pihak yang menyatakan kekhawatirannya terhadap penegakkan HAM dan demokratisasi di Myanmar.
Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa mengatakan, para petinggi negara anggota Asean sudah memutuskan, Myanmar akan menjadi Ketua Asean pada 2014.
"Ini bukanlah masa lalu, keketuaan Myanmar adalah untuk masa depan. Kami memastikan, proses perubahan di Myanmar terus berlanjut," ujar Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa, seperi dikutip Associated Press, Jumat (18/11/2011).
Pada 2006 lalu, proposal keketuaan Myanmar di Asean terpaksa ditolak karena negara yang sempat dikuasai junta militer itu menahan sekira 2.000 orang dan mendapat kritik pedas terkait pelanggaran HAM.
Namun, kini Myanmar mulai membuka diri dan melaksanakan demokratisasi dengan membebaskan oposisinya yang merupakan tokoh pro-demokrasi Aung San Suu Kyi. Selain itu, Myanmar juga akan segera menyelenggarakan pemilihan umum dan mulai menjamin kebebasan media.
Myanmar juga menunda kerja samanya dengan China dalam pembangunan waduk, yang dahulu menjadi salah satu mitra terdekatnya. Meski demikian, para aktivis HAM mengatakan, masih terlalu cepat untuk merayakan reformasi di Myanmar.
Aktivis HAM tetap menginginkan bukti-bukti pelanggaran HAM dan juga pembebasan terhadap para tahanan politik di negara tersebut.
Sementara itu Amerika Serikat (AS) dan Barat tampak mengendurkan sanksi politik dan ekonominya terhadap Myanmar. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan, dirinya siap untuk menjadi mitra Myanmar asalkan reformasi di negara tersebut berjalan dengan lancar.
AS Perkuat Militer di Australia, Indonesia Patut Khawatir
Sana Sini News - Keputusan Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat militernya di Australia, dikhawatirkan menciptakan ketegangan dan ketidakpercayaan di kawasan Asia Pasifik.
AS sendiri berencana untuk menambah kehadiran pasukan marinir mereka di wilayah utara Australia hingga 2.500 personel, terhitung mulai pertengahan 2012.
Diperkirakan penguatan militer AS di Negeri Kangguru itu, merupakan upaya AS untuk menangkal kekuatan China.
"Saya tidak ingin melihat adanya perkembangan yang dapat memprovokasi reaksi dan perlawanan, yang tentunya dapat menciptakan ketegangan serta ketidakpercayaan antar beberapa pihak," ungkap Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa seperti dikutip ABC, Kamis (17/11/2011).
Menlu Natalegawa juga menyampaikan kekhawatirannya atas perluasan kekuatan militer AS ini. Memang rencana AS ini jelas sekali memperlihatkan penambahan militer AS di pintu belakang wilayah Indonesia.
China sendiri mengkritisi langkah yang dilakukan oleh AS dan Australia. Meskipun Presiden Obama sendiri mengatakan hal ini dilakukannya sebagai bentuk komitmen bagi seluruh wilayah Asia Pasifik.
Obama dan PM Gillard sebelumnya sepakat untuk memperbaharui kerja sama militer diantara keduanya. Kerja sama keamanan yang diperbaharui antara AS dan Australia ini dipandang banyak pihak sebagai bentuk ketakutan Negeri Paman Sam kepada kekuatan China yang berkembang agresif.
Tetapi Obama menyanggah pandangan tersebut. Obama menegaskan bahwa anggapan AS takut terhadap China adalah sebuah kesalahan. Selain itu anggapan bahwa AS mengabaikan China juga merupakan kesalahan besar.
Kabinet Thailand Sokong Amnesti Thaksin
Sana Sini News - Kabinet Thailand mendukung dekrit amnesti yang dinilai kontroversial bagi mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Amnesti ini dapat menjadi jalan bagi kembalinya Thaksin dari pengasingannya.
Mantan PM Thailand yang juga kakak dari Perdana Menteri Yingluck Shinawatra tersebut, melarikan diri saat dirinya dituduh melakukan korupsi.
PM Yingluck sendiri belum mengkonfirmasi mengenai dukungan kabinet tersebut. Kembalinya Thaksin dipastikan akan mendapatkan kecaman dari pihak oposisi Thailand, yang sejak awal tidak pernah menyetujui amnesti tersebut.
Draft amnesti ini sendiri harus disetujui oleh Raja Bhumibol Adulyadej. Menurut aturan kerajaan, pelaku kejahatan hanya akan diberikan amnesti bila sudah berada di atas 60 tahun dan dijatuhi hukuman penjara di bawah tiga tahun. Amnesti ini biasanya diberikan setiap ulang tahun Raja pada 5 Desember.
Thaksin yang lengser dari jabatannya usai dikudeta militer 2006 lalu, saat ini berusia 62 tahun. Kini dirinya tinggal di pengasingan di Dubai, guna menghindari penjara dua tahun atas tuduhan korupsi.
Tetapi kemungkinan bagi kembalinya Thaksin ke Thailand terbuka lebar saat adiknya Yinluck menang dalam pemilu Thailand Juli lalu. Kemenangan Yingluck ini memang tidak lepas dari popularitas kakaknya, di kalangan miskin Negeri Gajah Putih itu.
Kembalinya Thaksin ke Thailand sepertinya akan menimbulkan kemarahan dari para lawannya. Thaksin dikenal memiliki banyak musuh di kalangan elit militer, pihak Istana, dan birokrat. Hal ini pula dikhawatirkan dapat memicu perpecahan, setelah Thailand dilanda aksi protes yang berujung kekerasan tahun lalu.
Sementara kelompok oposisi Partai Demokrat langsung mengkritik dukungan kabinet itu. "(Pemberian amnesti) ini menunjukan mereka memang bermaksud untuk menolong satu orang," ungkap juru bicara Partai Demokrat Sakoltee Phattiyakul seperti dikutip AFP, Rabu (16/11/2011).
Dukungan kabinet atas amnesti Thaksin, sepertinya bukan yang tepat. Saat ini memang posisi Yingluck sangat sensitif, di saat dirinya terus mendapatkan kritikan keras dalam menghadapi bencana banjir yang melanda Thailand.
"Di saat banjir belum selesai, kabinet malah menyetujui amnesti ini," tuturnya Phattiyakul.
Popular Posts
-
Sana Sini News - Siapapun yang melihat dijamin langsung seger deh, coba aja dilihat dan di pelototin ...
-
Sana Sini News - Dari yang terlihat biasa aja, sampai yang membuat liur anda keluar :p
-
Sana Sini News - Foto Artis Hot Kiki Amalia on FHM Magazine Full Name: Kiki Amalia Nick Name: Kiki Nationality: Indonesia Place / Date o...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Blog Archives
-
►
2011
(732)
-
►
Desember
(143)
- Des 29 (10)
- Des 25 (3)
- Des 23 (3)
- Des 22 (4)
- Des 21 (2)
- Des 19 (2)
- Des 18 (17)
- Des 17 (1)
- Des 16 (6)
- Des 15 (9)
- Des 12 (9)
- Des 10 (19)
- Des 09 (3)
- Des 08 (3)
- Des 05 (30)
- Des 04 (9)
- Des 03 (3)
- Des 02 (2)
- Des 01 (8)
-
►
November
(583)
- Nov 30 (11)
- Nov 28 (5)
- Nov 26 (6)
- Nov 25 (19)
- Nov 24 (35)
- Nov 23 (20)
- Nov 22 (23)
- Nov 21 (21)
- Nov 20 (16)
- Nov 19 (51)
- Nov 18 (56)
- Nov 17 (50)
- Nov 16 (3)
- Nov 15 (39)
- Nov 14 (42)
- Nov 13 (32)
- Nov 12 (36)
- Nov 11 (14)
- Nov 10 (31)
- Nov 09 (21)
- Nov 08 (11)
- Nov 07 (23)
- Nov 06 (14)
- Nov 05 (4)
-
►
Desember
(143)
Sponsor
Tag Cloud
Aktual
(4)
Asia
(26)
Asia Tenggara
(27)
Auto
(32)
Auto Mobil
(14)
Auto Modif
(5)
Auto Motor
(8)
Auto Trik
(5)
Basket
(11)
Bola
(221)
Bola Dunia
(22)
Bulu Tangkis
(10)
Celebrity
(52)
Champions
(47)
Chit Chat
(10)
Dunia
(20)
Euro 2012
(9)
F1
(12)
Family
(10)
Film
(19)
Fit and Beauty
(10)
Fresh Album
(4)
Gadget
(11)
Galeri
(122)
Game
(9)
Gol
(2)
Hardware
(10)
Hot Gossip
(21)
Indonesia
(24)
Inggris
(44)
Internasional
(146)
Internet
(12)
Italia
(28)
Jagad Unik
(44)
Jerman
(4)
K-Pop
(3)
Legend
(2)
Lifestyle
(43)
Liga Lain
(19)
Lust and Love
(10)
MotoGP
(8)
Music
(33)
New Artis
(2)
New Comer
(6)
On Stage
(20)
Review
(5)
Science
(10)
SEA Games
(15)
Seks
(183)
Sistar
(3)
Software
(10)
Spanyol
(23)
Sport
(67)
Techno
(76)
Telco
(9)
Tenis
(5)
Timur Tengah
(26)
Tinju
(6)
Tips Seks
(54)
Trend and Fashion
(13)
Videosexy
(7)
























