Recent Articles
Home » Posts filed under Dunia
Rusia: Malapetaka 2012 Adalah Konflik Iran & AS
Sana Sini News - Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vitally Churkin meyakini, ancaman terbesar dunia pada 2012 mendatang adalah eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz yang menjadi pasokan migas dunia, dan AS pun meresponsnya dengan ancaman lain. Peristiwa ini dinilai cukup menarik atensi komunitas internasional dan meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya peperangan antara dua rival tersebut.
"Ini merupakan skenario yang sangat berbahaya. Kami yakin, solusi damai akan tetap ada," ujar Churkin seperti dikutip RT, Kamis (29/12/2011)
Churkin juga menambahkan, Rusia khawatir bila Iran menciptakan senjata nuklir, namun Rusia tidak menginginkan "perang" menjadi solusi dalam penyelesaian kasus Iran. Churkin menegaskan, Rusia tetap konsisten akan pendiriannya dan akan mencoba untuk menghindari malapetaka yang akan muncul pada 2012 mendatang.
Menurut Churkin, salah satu peristiwa besar pada 2011 ini adalah perang Libya. Meski perang itu sudah berakhir, aktivitas dari Dewan Keamanan PBB masih tetap berlangsung. Beberapa anggota DK PBB termasuk Rusia sudah mendesak agar diadakannya penyelidikan terhadap para warga sipil yang tewas dalam perang Libya.
Inisiatif itu muncul ketika New York Times mengklaim, ada puluhan warga sipil yang tewas akibat bombardir dari pesawat tempur North Atlantic Treaty Organization (NATO). Rusia pun mendesak agar penyelidikan itu segera dilakukan guna membantu para korban perang Libya.(rhs)
Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz yang menjadi pasokan migas dunia, dan AS pun meresponsnya dengan ancaman lain. Peristiwa ini dinilai cukup menarik atensi komunitas internasional dan meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya peperangan antara dua rival tersebut.
"Ini merupakan skenario yang sangat berbahaya. Kami yakin, solusi damai akan tetap ada," ujar Churkin seperti dikutip RT, Kamis (29/12/2011)
Churkin juga menambahkan, Rusia khawatir bila Iran menciptakan senjata nuklir, namun Rusia tidak menginginkan "perang" menjadi solusi dalam penyelesaian kasus Iran. Churkin menegaskan, Rusia tetap konsisten akan pendiriannya dan akan mencoba untuk menghindari malapetaka yang akan muncul pada 2012 mendatang.
Menurut Churkin, salah satu peristiwa besar pada 2011 ini adalah perang Libya. Meski perang itu sudah berakhir, aktivitas dari Dewan Keamanan PBB masih tetap berlangsung. Beberapa anggota DK PBB termasuk Rusia sudah mendesak agar diadakannya penyelidikan terhadap para warga sipil yang tewas dalam perang Libya.
Inisiatif itu muncul ketika New York Times mengklaim, ada puluhan warga sipil yang tewas akibat bombardir dari pesawat tempur North Atlantic Treaty Organization (NATO). Rusia pun mendesak agar penyelidikan itu segera dilakukan guna membantu para korban perang Libya.(rhs)
Hasil Pemilu Rusia Dihadang Gelombang Penolakan
Sana Sini News - Aksi demonstrasi terhadap kecurangan pemilu yang terjadi di Rusia mulai berlangsung.
Gelombang demonstrasi nasional yang pertama kali terjadi itu akan menyerang PM Putin dan partai politik yang dipimpinnya, Partai Rusia Bersatu.
Pemimpin aksi demonstrasi mengatakan, aksi ini adalah bentuk kemarahan publik terbesar yang pernah terjadi sejak runtuhnya Uni Soviet dua puluh tahun lalu.
Kota Moskow akan menjadi pusat dari aksi demonstrasi yang akan dihadiri sekira 30 ribu orang ini. Namun unjuk rasa juga akan berlangsung di 70 kota lainnya.
Ratusan orang di Kota Vladivostok turut memprotes hasil pemilu, mereka mengecam berbagai tindak kecurangan yang dilakukan Putin dan partainya. Polisi berada disana untuk mengamankan tanpa ada penangkan terhadap para demonstran.
Namun Kantor berita Interfax, melaporkan sekira 25 orang ditangkap di Kota Khabarovsk dalam sebuah aksi demonstrasi yang juga mengecam hasil pemilu.(rhs)
Gelombang demonstrasi nasional yang pertama kali terjadi itu akan menyerang PM Putin dan partai politik yang dipimpinnya, Partai Rusia Bersatu.
Pemimpin aksi demonstrasi mengatakan, aksi ini adalah bentuk kemarahan publik terbesar yang pernah terjadi sejak runtuhnya Uni Soviet dua puluh tahun lalu.
Kota Moskow akan menjadi pusat dari aksi demonstrasi yang akan dihadiri sekira 30 ribu orang ini. Namun unjuk rasa juga akan berlangsung di 70 kota lainnya.
Ratusan orang di Kota Vladivostok turut memprotes hasil pemilu, mereka mengecam berbagai tindak kecurangan yang dilakukan Putin dan partainya. Polisi berada disana untuk mengamankan tanpa ada penangkan terhadap para demonstran.
Namun Kantor berita Interfax, melaporkan sekira 25 orang ditangkap di Kota Khabarovsk dalam sebuah aksi demonstrasi yang juga mengecam hasil pemilu.(rhs)
Prancis Resmi Akui Oposisi Suriah
Sana Sini News - Prancis secara resmi mengakui oposisi Suriah sebagai representasi sah bagi masyarakat Suriah. Prancis juga mengusulkan adanya pengerahan pasukan internasional untuk melindungi warga Suriah.
"Dewan Nasional Suriah (SNC) merupakan representasi bagi masyarakat Suriah. Kami akan meminta rekan-rekan kami di Eropa untuk melakukan intervensi kemanusiaan di Suriah demi melindungi segenap warga sipil," ujar Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe, seperti dikutip EU Observer, Kamis (24/11/2011).
Selain memikirkan masalah intervensi kemanusiaan, Prancis tampaknya mulai mempertimbangkan penggulingan terhadap Presiden Bashar al Assad. Pihak Uni Eropa tampaknya mendukung usulan Prancis.
"Uni Eropa siap untuk membantu SNC dalam melindungi warga sipil di Suriah. Hal ini merupakan tindakan yang sangat penting," ujar juru bicara Uni Eropa.
Anggota SNC Muhammed Tayfur, saat ini tengah berdialog dengan Turki untuk membicarakan strategi operasi Pasukan Pembebasan Suriah dalam melawan rezim Presiden Assad.
Suriah memang dikabarkan rentan terhadap serangan. Negara di Timur Tengah ini juga tidak memiliki kapabilitas militer untuk menangkal segala serangan yang dari Barat.
Namun, menyerang Suriah tampaknya tidak semudah menyerang Libya karena Rusia sudah mengerahkan kapal perangnya ke perairan Suriah pada pekan lalu.
Salah satu alasan Rusia mengerahkan kapal perangnya adalah untuk mewaspadai adanya serangan dari North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang selalu berdalih akan melakukan intervensi kemanusiaan.(rhs)
"Dewan Nasional Suriah (SNC) merupakan representasi bagi masyarakat Suriah. Kami akan meminta rekan-rekan kami di Eropa untuk melakukan intervensi kemanusiaan di Suriah demi melindungi segenap warga sipil," ujar Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe, seperti dikutip EU Observer, Kamis (24/11/2011).
Selain memikirkan masalah intervensi kemanusiaan, Prancis tampaknya mulai mempertimbangkan penggulingan terhadap Presiden Bashar al Assad. Pihak Uni Eropa tampaknya mendukung usulan Prancis.
"Uni Eropa siap untuk membantu SNC dalam melindungi warga sipil di Suriah. Hal ini merupakan tindakan yang sangat penting," ujar juru bicara Uni Eropa.
Anggota SNC Muhammed Tayfur, saat ini tengah berdialog dengan Turki untuk membicarakan strategi operasi Pasukan Pembebasan Suriah dalam melawan rezim Presiden Assad.
Suriah memang dikabarkan rentan terhadap serangan. Negara di Timur Tengah ini juga tidak memiliki kapabilitas militer untuk menangkal segala serangan yang dari Barat.
Namun, menyerang Suriah tampaknya tidak semudah menyerang Libya karena Rusia sudah mengerahkan kapal perangnya ke perairan Suriah pada pekan lalu.
Salah satu alasan Rusia mengerahkan kapal perangnya adalah untuk mewaspadai adanya serangan dari North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang selalu berdalih akan melakukan intervensi kemanusiaan.(rhs)
Gorbachev: Jangan Pilih Partai Putin!
Sana Sini News - Mantan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev mendesak para warga Rusia agar tidak memilih Partai Persatuan Rusia yang menjadi kendaraan politik Perdana Menteri Vladimir Putin pada pemilihan umum mendatang.
"Warga Rusia harus menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin negaranya, saya sangat menolak Partai Persatuan Rusia yang dipimpin oleh Putin," ujar Gorbachev, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (24/11/2011).
Pemilihan umum Parlemen Rusia (Duma) akan digelar pada 4 Desember mendatang. Bila Partai Persatuan Rusia tampil sebagai pemenang, rencana Putin untuk bertukar posisi dengan Presiden Dmitry Medvedev akan berlangsung mulus.
Banyak pula yang mengatakan adanya pemaksaan dan kecurangan dalam pemilihan umum yang akan datang, yang dilakukan oleh Pemerintah Rusia.
Saat ini, Duma pun sudah mengamandemen undang-undang kepresidenan Rusia. Lewat undang-undang baru, masa jabatan Presiden Rusia untuk satu priode akan berlangsung selama lima tahun.
Bila memang Putin terpilih sebagai Presiden Rusia, Putin berarti menjabat sebagai Presiden Rusia untuk priode ketiganya, dan bila Putin kembali terpilih dalam pemilihan Presiden Rusia pada 2016 mendatang, tak menutup kemungkinan mantan pejabat Intelijen Rusia itu akan berkuasa hingga tahun 2022.
Dukungan terhadap Putin juga tampak tinggi di kalangan masyarakat Rusia karena Putin dianggap sebagai sosok kuat yang dapat memimpin Rusia. Namun Gorbachev menilai, rencana Putin sama halnya dengan mendiskreditkan prinsip demokrasi yang berjalan di Rusia.
(rhs)
"Warga Rusia harus menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin negaranya, saya sangat menolak Partai Persatuan Rusia yang dipimpin oleh Putin," ujar Gorbachev, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (24/11/2011).
Pemilihan umum Parlemen Rusia (Duma) akan digelar pada 4 Desember mendatang. Bila Partai Persatuan Rusia tampil sebagai pemenang, rencana Putin untuk bertukar posisi dengan Presiden Dmitry Medvedev akan berlangsung mulus.
Banyak pula yang mengatakan adanya pemaksaan dan kecurangan dalam pemilihan umum yang akan datang, yang dilakukan oleh Pemerintah Rusia.
Saat ini, Duma pun sudah mengamandemen undang-undang kepresidenan Rusia. Lewat undang-undang baru, masa jabatan Presiden Rusia untuk satu priode akan berlangsung selama lima tahun.
Bila memang Putin terpilih sebagai Presiden Rusia, Putin berarti menjabat sebagai Presiden Rusia untuk priode ketiganya, dan bila Putin kembali terpilih dalam pemilihan Presiden Rusia pada 2016 mendatang, tak menutup kemungkinan mantan pejabat Intelijen Rusia itu akan berkuasa hingga tahun 2022.
Dukungan terhadap Putin juga tampak tinggi di kalangan masyarakat Rusia karena Putin dianggap sebagai sosok kuat yang dapat memimpin Rusia. Namun Gorbachev menilai, rencana Putin sama halnya dengan mendiskreditkan prinsip demokrasi yang berjalan di Rusia.
(rhs)
Medvedev: Misil Rusia Bisa Menjangkau NATO!
Sana Sini News - Presiden Rusia Dmitry Medvedev menegaskan, negaranya akan mempersenjatai diri dengan misil yang dapat menjangkau lokasi pertahanan misil Amerika Serikat (AS) dan negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Rusia juga akan menempatkan misil jarak jauhnya di bagian barat dan selatan untuk menghadang sistem pertahanan misil AS dan NATO. Kebijakan ini dicetuskan oleh Medvedev sebagai bentuk respons dari tindakan AS dan NATO yang akan membentuk sistem pertahanan misil di Eropa pada 2020 mendatang.
Meski demikian, Medvedev menegaskan, Rusia siap untuk mengadakan dialog demi mengakhiri konfrontasi dan kembali bekerja sama dengan AS dalam hal pertahanan. Demikian seperti diberitakan scotsman, Kamis (24/11/2011).
Negeri beruang merah ini juga mengatakan, akan segera mengoperasikan radar peringatan misil di Kaliningrad, wilayah yang berdekatan dengan negara-negara anggota NATO.
"Saya sudah menugaskan Angkatan Bersenjata Rusia untuk pengoperasian radar ini," ujar Medvedev.
Menurut AS, sistem pertahanan misil NATO merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi ancaman dari Iran yang dituding tengah mengembangkan senjata nuklir.
Namun, para ahli militer di Rusia mengatakan, sistem pertahanan misil AS itu sama halnya dengan persiapan AS untuk menyerang negeri Persia tersebut.(rhs)
Rusia juga akan menempatkan misil jarak jauhnya di bagian barat dan selatan untuk menghadang sistem pertahanan misil AS dan NATO. Kebijakan ini dicetuskan oleh Medvedev sebagai bentuk respons dari tindakan AS dan NATO yang akan membentuk sistem pertahanan misil di Eropa pada 2020 mendatang.
Meski demikian, Medvedev menegaskan, Rusia siap untuk mengadakan dialog demi mengakhiri konfrontasi dan kembali bekerja sama dengan AS dalam hal pertahanan. Demikian seperti diberitakan scotsman, Kamis (24/11/2011).
Negeri beruang merah ini juga mengatakan, akan segera mengoperasikan radar peringatan misil di Kaliningrad, wilayah yang berdekatan dengan negara-negara anggota NATO.
"Saya sudah menugaskan Angkatan Bersenjata Rusia untuk pengoperasian radar ini," ujar Medvedev.
Menurut AS, sistem pertahanan misil NATO merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi ancaman dari Iran yang dituding tengah mengembangkan senjata nuklir.
Namun, para ahli militer di Rusia mengatakan, sistem pertahanan misil AS itu sama halnya dengan persiapan AS untuk menyerang negeri Persia tersebut.(rhs)
Perang Antar Kartel Tewaskan 23 Orang di Meksiko
Sana Sini News - Sebanyak 23 orang tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh kelompok kartel Meksiko, pelaku serangan juga membakar 16 jasad korban tewas tersebut.
Menrut aparat kepolisian setempat, peperangan ini melibatkan kelompok Kartel Sinaloa. Sinaloa merupakan salah satu kartel yang dipimpin oleh buronan Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman.
Seorang pengacara melaporkan, 16 orang tewas ditembak dalam insiden perang antar kartel tersebut. Beberapa jam kemudian empat orang dikabarkan tewas di Kota Mocorito, sementara itu tiga orang lainnya juga ditembak mati di Kota Guamuchil. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Kamis (24/11/2011).
Perang anti-narkoba dicetuskan oleh Presiden Meksiko Felipe Calderon saat dirinya naik ke kursi presiden. kebijakan itu dilaksanakan pada 2006 dan pada saat itu pula militer dikerahkan untuk menumpas para kartel. Alhasil, 45 ribu orang tewas dalam perang anti-narkoba itu, banyak di antaranya adalah warga sipil.
Survey yang dilakukan oleh Badan Survei Mitofsky melaporkan, hanya sedikit warga Meksiko yang yakin, perang anti-narkoba akan melemahkan para kartel.
Perang anti-narkoba juga terbuki meningkatkan kekerasan. Human Right Watch melaporkan, kepolisian dan militer Meksiko terlibat dalam 170 kasus penyiksaan, 24 pembunuhan disengaja, dan 39 penculikan paksa. Tindakan ini dilakukan oleh aparat keamanan Meksiko sejak 2006 lalu.(rhs)
Menrut aparat kepolisian setempat, peperangan ini melibatkan kelompok Kartel Sinaloa. Sinaloa merupakan salah satu kartel yang dipimpin oleh buronan Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman.
Seorang pengacara melaporkan, 16 orang tewas ditembak dalam insiden perang antar kartel tersebut. Beberapa jam kemudian empat orang dikabarkan tewas di Kota Mocorito, sementara itu tiga orang lainnya juga ditembak mati di Kota Guamuchil. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Kamis (24/11/2011).
Perang anti-narkoba dicetuskan oleh Presiden Meksiko Felipe Calderon saat dirinya naik ke kursi presiden. kebijakan itu dilaksanakan pada 2006 dan pada saat itu pula militer dikerahkan untuk menumpas para kartel. Alhasil, 45 ribu orang tewas dalam perang anti-narkoba itu, banyak di antaranya adalah warga sipil.
Survey yang dilakukan oleh Badan Survei Mitofsky melaporkan, hanya sedikit warga Meksiko yang yakin, perang anti-narkoba akan melemahkan para kartel.
Perang anti-narkoba juga terbuki meningkatkan kekerasan. Human Right Watch melaporkan, kepolisian dan militer Meksiko terlibat dalam 170 kasus penyiksaan, 24 pembunuhan disengaja, dan 39 penculikan paksa. Tindakan ini dilakukan oleh aparat keamanan Meksiko sejak 2006 lalu.(rhs)
Obama Sambut Turunnya Presiden Yaman
Sana Sini News - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyambut proses transfer kekuasaan di Yaman yang mengakhiri kekuasaan Presiden Ali Abdullah Saleh.
"Hal ini merupakan peristiwa penting bagi warga Yaman yang akan menentukan masa depannya," ujar Obama, seperti dikutip Reuters, Kamis (24/11/2011).
Perjanjian yang difasilitasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) resmi mengakhiri kekuasaan Saleh yang sudah bertahan selama 33 tahun di Yaman. Meski demikian, Yaman tampaknya masih harus berjuang untuk menentukan siapakah figur yang pantas untuk menggantikan Saleh.
Lewat dari demonstrasi anti-pemerintahan, dan juga serangan dari pihak oposisi, Yaman tampak hancur. Yaman juga dilanda krisis ekonomi yang cukup serius.
Oposisi Yaman antara lain adalah masyarakat adat dari suku Hashid yang dipimpin oleh Sheikh Sadiq al Ahmar dan mantan militer Yaman yang merupakan saudara dari Saleh, Jendral Ali Mohsen al Ahmar.
Kedua oposisi ini dianggap berbahaya oleh Saleh. Jendral Ahmar juga menjadi tersangka dalam penyerangan Istana Presiden Yaman pada Juli lalu yang melukai Saleh.
Saleh sebelumnya sudah mengatakan, dirinya akan menandatangani kesepakatan transfer kekuasaan itu bila oposisinya angkat kaki dari Yaman.
Hingga saat ini, masih belum jelas apakah pihak oposisi benar-benar angkat kaki dari Yaman atau akan kembali untuk mengincar kekuasaan.(rhs)
"Hal ini merupakan peristiwa penting bagi warga Yaman yang akan menentukan masa depannya," ujar Obama, seperti dikutip Reuters, Kamis (24/11/2011).
Perjanjian yang difasilitasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) resmi mengakhiri kekuasaan Saleh yang sudah bertahan selama 33 tahun di Yaman. Meski demikian, Yaman tampaknya masih harus berjuang untuk menentukan siapakah figur yang pantas untuk menggantikan Saleh.
Lewat dari demonstrasi anti-pemerintahan, dan juga serangan dari pihak oposisi, Yaman tampak hancur. Yaman juga dilanda krisis ekonomi yang cukup serius.
Oposisi Yaman antara lain adalah masyarakat adat dari suku Hashid yang dipimpin oleh Sheikh Sadiq al Ahmar dan mantan militer Yaman yang merupakan saudara dari Saleh, Jendral Ali Mohsen al Ahmar.
Kedua oposisi ini dianggap berbahaya oleh Saleh. Jendral Ahmar juga menjadi tersangka dalam penyerangan Istana Presiden Yaman pada Juli lalu yang melukai Saleh.
Saleh sebelumnya sudah mengatakan, dirinya akan menandatangani kesepakatan transfer kekuasaan itu bila oposisinya angkat kaki dari Yaman.
Hingga saat ini, masih belum jelas apakah pihak oposisi benar-benar angkat kaki dari Yaman atau akan kembali untuk mengincar kekuasaan.(rhs)
Alergi Pewarna Rambut, Julie Alami Koma
Sana Sini News - Gara-gara pewarna rambut, ibu muda ini pingsan dan tidak bisa bernapas, hingga akhirnya dia mengalami koma dan kemungkinan hidupnya hanya menipis hingga delapan persen.
Julie McCabe (38), mengalami alergi terhadap bahan kimia yang ada di produk L’Oreal Preference.
Tiga minggu setelah Julia menggunakan pewarna rambut tersebut, hingga kini dirinya masih dibantu alat pernapasan.
Dokter mengatakan, meski Julie selamat, dirinya akan mengalami kerusakan otak permanen. Dokter menduga bahwa bahan kimia para-phenylenediamine (PPD) yang menyebabkannya seperti ini.
Seperti dilansir Dailymail, Senin (21/11/2011), Julie selalu mewarnai rambutnya setiap enam minggu sekali, namun belum pernah terjadi hal seperti ini.
Sekedar informasi, sebelumnya pun pernah diberitakan korban penggunaan pewarna rambut Garnier Nutrisse, yang menyebabkan Mariade Kelly (29), hampir kehilangan nyawanya.
Julie McCabe (38), mengalami alergi terhadap bahan kimia yang ada di produk L’Oreal Preference.
Tiga minggu setelah Julia menggunakan pewarna rambut tersebut, hingga kini dirinya masih dibantu alat pernapasan.
Dokter mengatakan, meski Julie selamat, dirinya akan mengalami kerusakan otak permanen. Dokter menduga bahwa bahan kimia para-phenylenediamine (PPD) yang menyebabkannya seperti ini.
Seperti dilansir Dailymail, Senin (21/11/2011), Julie selalu mewarnai rambutnya setiap enam minggu sekali, namun belum pernah terjadi hal seperti ini.
Sekedar informasi, sebelumnya pun pernah diberitakan korban penggunaan pewarna rambut Garnier Nutrisse, yang menyebabkan Mariade Kelly (29), hampir kehilangan nyawanya.
Prancis: Terlambat bagi Suriah untuk Reformasi
Sana Sini News - Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe yang pada Jumat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki mengatakan, terlambat bagi rezim Suriah untuk mengadakan reformasi.
Selama delapan bulan, Suriah dilanda pergolakan politik dan juga demonstrasi besar-besaran. Para pasukan Suriah tampaknya juga membangkang dan ingin melancarkan ke rezim Suriah.
"Sudah terlambat bagi Suriah untuk melakukan reformasi. Kami yakin, rezim Suriah tidak akan berkenan untuk melakukan program reformasi yang mereka rencanakan," ujar Juppe, seperti dikutip AFP, Sabtu (19/11/2011).
Pada Rabu kemarin, Prancis juga sudah memulangkan Duta Besarnya yang ada di Suriah setelah adanya penyerangan terhadap pihak Kedutaan Besar Prancis yang dilakukan oleh para loyalis Presiden Bashar al Assad.
Suriah pun saat ini sudah kehilangan mitra-mitranya dan tampak makin terisolasi. Kekerasan yang terjadi di Suriah sudah menewaskan sekira 3.500 orang dan melukai banyak orang lainnya.
Hampir seluruh negara di dunia ini khawatir akan kekerasan di Suriah. Meski demikian, Rusia tetap mendesak Suriah agar melakukan reformasi. Rusia bahkan sudah menuntut Presiden Assad, bila Assad tidak melakukan reformasi, dirinya lebih baik turun dari jabatan.
Rusia Menolak Segala Bentuk Penggunaan Kekerasan
Sana Sini News - Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menegaskan, Rusia menolak segala bentuk penggunaan kekerasan dalam memecahkan masalah internasional. Putin juga sedikit menyinggung masalah Suriah dan Amerika Serikat (AS).
Dalam sebuah konferensi pers di Kota Moskow, Putin mengkritisi langkah Inggris, Prancis, dan Jerman yang hendak mengeluarkan rancangan resolusi terhadap Suriah di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Rancangan resolusi DK PBB sebelumnya juga sudah diveto oleh Rusia. Demikian seperti diberitakan SANA, Sabtu (19/11/2011).
Pada saat yang sama, Putin juga mengatakan, isu krisis Suriah merupakan hal yang sensitif, bahkan sangat sensitif bagi Rusia karena Suriah merupakan negara yang dekat dengan Rusia.
Putin juga melirik masalah AS yang saat ini tengah dihadapkan dengan demonstrasi besar-besaran. Putin mengatakan, kepolisian di Kota New York seharusnya tidak melakukan kekerasan terhadap para demonstran Occupy Wall Street. Tindakan kepolisian sama halnya dengan perang asimetris (perang yang tak seimbang) karena terjadi antara polisi dan warga.
Perdana Menteri Rusia itu juga mendesak Prancis, Suriah, serta AS untuk menjunjung tinggi HAM.
Obama Akan Kirim Hillary ke Myanmar
Sana Sini News - Di sela-sela KTT Asean ke-19 di Bali, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan akan mengirim Menteri Luar Negeri Hillary Clinton ke Myanmar. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung proses reformasi di Myanmar.
Kunjungan Hillary ke Myanmar ini nantinya merupakan kunjungan Menlu AS yang pertama kalinya dalam 50 tahun. Keputusan Obama ini diambil setelah dirinya melakukan pembicaraan langsung dengan tokoh demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi.
Dalam pembicaraannya itu, Obama mendapatkan informasi dari Suu Kyi bahwa perkembangan positif memang dilakukan oleh Pemerintah Myanmar. Tetapi Suu Kyi sendiri mengatakan kepada Obama bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan.
"Kami ingin turut serta dalam kesempatan menemui perubahan (di Myanmar). Jelas sekali bila Myanmar bisa melanjutkan perubahan yang mereka jalani menuju demokrasi, maka tentunya dapat membangun hubungan baru dengan AS," jelas Obama seperti dikutip Associated Press, Jumat (18/11/2011).
"Setelah beberapa tahun mengalami masa kegelapan, saat ini kita melihat kemajuan (Myanmar) yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir," imbuhnya.
Pernyataan yang dilakukan Obama di menjelang KTT Asia Timur di Bali, merupakan langkah signifikan yang pernah diambil AS dalam kebijakan luar negerinya. Selama ini AS selalu menerapkan sanksi kepada Myanmar karena pemerintah junta militer yang pernah berkuasa, memimpin Myanmar dengan praktek diktator.
Belum jelas kapan kunjungan dari Clinton ke Myanmar akan dilakukan. Tetapi menurut beberapa pejabat AS, Clinton akan berangkat ke Myanmar pada 1 Desember mendatang.
Selain itu, rencana pengumuman Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin oleh Suu Kyi untuk mengikuti pemilu, juga turut memicu keputusan Obama ini.
Selama ini Myanmar selalu dipandang oleh dunia Barat sebagai negara di Asia Tenggara yang kerap melakukan pelanggaran HAM. Tetapi saat ini Pemerintah Myanmar yang dipegang oleh sipil, perlahan merubah dirinya untuk menerapkan pemerintahan yang demokratis.
Pemerintahan Presiden Thein Shie pun memulai perubahannya tersebut dengan melepaskan sekira 6.000 tahahan, dimana 200 di antaranya tahanan politik.
Condoleezaa Rice: Putin Menghina Demokrasi
Sana Sini News - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice mengatakan, sikap Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin yang hendak mengikuti pemilu kepresidenan Rusia sama saja dengan menghina demokrasi.
"Pertama-tama, tindakan itu sedikit menghina proses pemilihan umum," ujar Rice, seperti dikutip Reuters, Kamis (17/11/2011).
Putin yang sudah menjabat sebagai Presiden Rusia sejak tahun 2000 hingga 2008 berencana akan mengikuti pemilihan kepresidenan Rusia dan bertukar posisi dengan Presiden Dmitry Medvedev.
Rice menegaskan, bila Putin terpilih lagi menjadi Presiden Rusia pada Maret 2012, akan ada perubahan di Rusia. Rusia akan makin melakukan sentralisasi kekuasaan dan tak akan membiarkan adanya perbedaan pendapat dalam pemerintahan.
"Akan ada resiko dan saya rasa salah satu resikonya adalah pergolakan politik di dalam Rusia," ujar Rice.
Mantan Menteri Luar Negeri AS ini juga menegaskan, bila Putin menang maksimum selama dua periode, maka dirinya bisa menjadi Presiden Rusia hingga 2024. Satu periode kepemimpinan presiden di Rusia, diketahui memiliki masa jabatan enam tahun.
Putin pun saat ini tampil sebagai seorang pemimpin tertinggi di Rusia, meski jabatannya adalah Perdana Menteri. Putin menganggap dirinya seperti mantan Presiden AS Franklin Delano Roosevelt yang terpilih sebagai Presiden AS selama empat kali.
Belakangan ini, dukungan masyarakat Rusia terhadap pria berusia 59 tahun ini tampak menurun, momen itu akhirnya dimanfaatkan oleh para oposisi Putin yang berasal dari Partai Komunis Rusia dan Partai Liberal Demokrat. Meski demikian mayoritas rakyat dikabarkan masih menganggap Putin sebagai sosok kuat yang sanggup memimpin Rusia.
Occupy Wall Street Dilarang Dirikan Tenda
Sana Sini News - Hakim di New York, Amerika Serikat (AS) melarang didirikannya tenda oleh kelompok anti-kemapanan, Occupy Wall Street. Kelompok ini memang terus melakukan aksi protes terhadap bankir-bankir di Wall Street.
Sebelumnya, kelompok membela diri bahwa lewat amandemen pertama Undang-Undang AS, mereka berhak untuk menyuarakan pendapatnya. Tetapi menuru hakim, amandemen tersebut bukan berarti mempersilahkan mereka untuk melakukan pendudukan di sekitar Plaza New York.
Hakim Agung Michael Stallman, menolak mosi yang diajukan oleh para pengunjuk rasa untuk kembali ke dalam plaza dengan tenda dan kantung tidur.
Pihak Kepolisian New York sebelumnya membersihkan daerah Plaza itu dari tenda-tenda milik pengunjuk rasa. Hakim pun memuji cara perangkat kota yang efektif melakukan evakuasi dari pra pengunjuk rasa. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (16/11/2011).
Sejak September lalu, para pengunjuk rasa ini menduduki wilayah Taman Zuccotti. Walikota Michael Bloomberg memerintahkan pembongkaran paksa dari tenda milik pengunjuk rasa.
Kondisi kesehatan dan keamanan menjadi alasan utama untuk membongkar tenda-tenda tersebut. Bagi Bloomberg, perkemahan para pengunjuk rasa tidak dapat diterima.
Protes yang dilakukan Occupy Wall Street memang dianggap menganggu oleh pemerintah setempat. Protes ini sendiri diarahkan kepada perusahaan-perusahaan besar yang mereka anggap sebagai parasit ekonomi AS.
Breivik: Saya Adalah Ksatria Norwegia
Sana Sini News - Pelaku pembantaian yang juga anti-Islam Anders Behring Breivik mengatakan dirinya adalah pejuang Ksatria Templar Norwegia. Dirinya memang dikenal sangat membenci imigran Muslim yang mulai memenuhi Eropa.
Breivik untuk pertama kalinya muncul di muka publik Senin kemarin untuk menjalani pengadilan atas kasus pembunuhan 77 warga Norwegia 22 Juli lalu. Pengadilan sendiri berlangsung tertutup, tetapi sekira 500 orang yang berada di dalam pengadilan dapat melihat dirinya secara saat memasuki ruang pengadilan.
Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Torkjel Nesheim ini, Breivik sempat bermaksud untuk membacakan pidato yang sudah dipersiapkan olehnya. Dirinya pun sempat mengatakan bahwa ia adalah seorang ksatria.
"Saya adalah komandan militer dalam pergerakan perlawanan Norwegia. Saya juga Ksatria Templar Norwegia," ungkap Breivik dalam ruang pengadilan seperti dikutip CNN, Selasa (15/11/2011).
Ksatria Templar adala ordo kuno yang berada di bawah naungan gereja. Ordo ini sendiri dikabarkan sudah punah, tetapi ada juga yang mengatakan mereka melakukan pergerakan bawah tanah.
Ordo ini dibentuk pada 1129 silam oleh Gereja Katolik. Dalam perkembangannya, kelompok ini terus mendapatkan kekuasaan dan menguasai kerajaan-kerajaan di Eropa saat itu.
Ordo ini hilang dari permukaan pada 1314 ketika Raja Phillip IV Prancis memerintahkan penangkapan terhadap mereka dan menghapus keberadaan kelompok ini.
Breivik pun mengakui dirinya adalah anggota dari kelompok yang bergerak secara tertutup. Dirinya mengakui seluruh perbuatannya melakukan pembantaian 22 Juli lalu. Tetapi dirinya merasa tidak bersalah melakukannya, karena merasa memang diperlukan.
Sebelum melakukan aksi pembantaiannya, Breivik sempat merilis sebuah manifesto setebal 1.500 halaman. Manifesto itu sebagian besar berisi penolakannya terhadap imigran Islam yang menjamur di Eropa. Manifesto itu juga menolak multikulturalisme di Benua Biru.
sumber : okezone
Mario Monti Enggan Sebut Nama Menteri
Sana Sini News - Mario Monti, ekonom berusia 68 tahun yang baru saja ditunjuk untuk menggantikan Silvio Berlusconi mulai membentuk pemerintahan baru, demi membawa Italia keluar dari krisis hutang.
Menolak untuk menetapkan kapan dia menyelesaikan pembentukan pemerintahan baru tersebut, dia pun enggan mengatakan siapa menteri baru yang akan diajukannya. Namun dia menjelaskan bahwa konsultasi akan dimulai pada Senin mendatang.
Monti mengatakan, dia ingin membangun sebuah masa depan yang penuh dengan martabat dan juga harapan bagi generasi penerus Italia.
Ujian pertama yang akan dihadapi Monti adalah pada saat pembukaan pasar keuangan Eropa serta penjualan penjualan obligasi negara pada hari Senin.
Monti pun berjanji bahwa dia akan bekerja dengan baik bersama parlemen agar bisa keluar dari situasi yang saat ini tengah membelenggu Italia.
Seperti dilansir BBC, Senin (14/11/2011), Berlusconi sendiri menyatakan, bahwa dia akan mendukung sepenuhnya pemerintahan baru tersebut dan berusaha semampunya di dalam parlemen untuk memperbaharui Italia.
Sanksi Baru untuk Iran Lebih Menggigit
Sana Sini News - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan, sanksi baru kepada Iran akan lebih menggigit. Tetapi dirinya mengaku masih bersedia bekerja sama bersama Rusia dan China untuk menekan program nuklir Iran.
"Kami akan berkonsultasi dengan mereka dengan hati-hati, guna mencari tahu pilihan apa yang tersedia. Sanksi terbaru (untuk) Iran tentunya akan lebih menggigit," ungkap Presiden Obama seperti dikutip MSNBC, Senin (14/11/2011).
"Iran dengan senjata nuklir akan memberikan ancaman kepada dunia dan tentunya Amerika Serikat," imbuhnya.
Presiden ke-44 AS ini akan melakukan pertemuan dengan pemimpin Rusia dan China di sela-sela forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Honolulu, Hawaii. Mereka akan membahas laporan Badan Energi Atom (IAEA) yang memiliki bukti bahwa Iran tengah mengembangkan penelitian dan mendesain bom nuklir.
Presiden kulit hitam pertama AS ini, sempat melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Dimitry Medvedev dan Presiden China Hu Jintao Sabtu pekan lalu. Dirinya berusaha untuk mendapatkan dukungan dari keduanya.
Obama menambahkan bahwa Rusia dan China memiliki tujuan yang sama dengan AS, yakin memastikan bahwa Iran tidak membangun senjata nuklir. Tetapi kedua negara ini menolak keras penerapan sanksi baru terhadap Iran.
Empat sanski ekonomi yang dijatuhkan oleh PBB terhadap Iran, telah membuat kondisi ekonomi Negeri Paramullah itu makin kritis.
Tetapi meski sanksi sudah dijatuhkan, Iran tidak menunjukan adanya perubahan dalam program nuklir mereka.
IAEA bahkan menjelaskan bukti berupa citra satelit, dokumen, diagram serta surat-surat penting lainnya yang menyatakan Iran memang tengah mengembangkan senjata nuklir. Hal ini termasuk desain senjata, percobaan bahan peledak bertenaga besar dan mengembangkan hulu ledak nuklir.
Pembajak Kapal Feri Turki Tewas Ditembak
Sana Sini News - Pelaku pembajakan terhadap sebuah kapal feri di Turki, tewas ditembak oleh pasukan komando Turki. Pelaku pembajakan yang tadinya diperkirakan berjumlah lima orang, ternyata hanya ada satu orang.
Tidak ada penumpang dan anak buah kapal (ABK) yang berjumlah lebih 20 orang, terluka dalam kejadian ini. Militer Turki pun menyatakan proses pembebasan sandera berhasil dengan sukses.
Saat aksi pembajakan berlangsung, beberapa orang penumpang melompat keluar kapal saat sedang lego jangkar di luar perairan Silivri, Istanbul. Pelaku pembajakan dipastikan sebagai anggota pemberontak Kurdistan.
"Pelaku pembajakan adalah anggota organisasi teroris," ucap Gubernur Provinsi Istanbul Huseyin Avin Mutlu seperti dikutip Sky News, Sabtu (12/11/2011).
Mutlu mengindikasikan, pelaku pembajakan memang berasal dari kelompok Partai Pembebasan Kurdistan (PKK). Pemberontak Kurdi ini sudah melakukan perlawanan terhadap pemerintah demi mendapatkan otonomi di wilayah timur Turki sejak 1984 silam.
Pagi hari ini waktu setempat, beberapa kapal penjaga pantai beserta helikopter mereka telah mengepung kapal yang melepaskan jangkarnya sekira 1,6 kilometer lepas pantai Kota Silivri. Sementara polisi dan ambulans berjaga-jaga di pelabuhan Silivri.
Menteri Transportsi Bilai Yildirim sempat mengatakan, pelaku pembajakan berjumlah empat hingga lima orang. Pembajak itu menguasai kapal tersebut setelah berlayar dari Izmit.
Sementara Gubernur Mutlu menambahkan bahwa pelaku pembajakan memiliki alat yang diduga bahan peledak. Diduga kapal itu hendak dibawa pelaku pembajakan ke Pulau Imrali, dimana pemimpin PKK Abdullah Ochalan dipenjara sejak 1999 lalu.
(faj)
Kekurangan Dana, UNESCO Tunda Program
Sana Sini News - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) terpaksa menunda programnya karena adanya pemotongan pendanaan dari Amerika Serikat (AS).
AS melakukan pemotongan dana ke UNESCO setelah organisasi itu menerima Palestina sebagai anggotanya. Selain AS, Israel juga dikabarkan memotong sumbangannya ke UNESCO.
Direktur Jendral UNESCO Irina Bokova mengatakan, karena adanya pemotongan dana sebesar USD65 juta atau sekira 583 miliar, organisasi yang mendukung edukasi global dan kebebasan pers ini tidak bisa menjalankan programnya pada akhir tahun ini. Demikian seperti diberitakan Telegraph, Jumat (11/11/2011).
Bokova sebelumnya juga sudah mengatakan, sulit bagi UNESCO untuk tetap menjalankan programnya tanpa bantuan dari AS. Bokova sebelumnya mengharapkan agar adanya solusi agar AS tidak berhenti mendanai UNESCO.
Selain terlibat dalam pendanaan, AS juga terlibat dalam program pemberantasan buta huruf yang dicanangkan oleh UNESCO. AS sudah membantu UNESCO untuk mengajar para polisi Afghanistan dalam membaca dan menulis.
Untuk beberapa tahun ke depan, ketiadaan bantuan dana dari AS akan sangat menyulitkan UNESCO. Bokova pun menegaskan, organisasi ini akan mulai mengurangi beberapa program dan menekan pengeluaran.
"Saya tahu ini bukan merupakan solusi jangka panjang, namun setidaknya organisasi ini dapat bertahan dan memikirkan masa depannya," tambahnya.
Prancis: Kami Berkomitmen Melindungi Israel
Sana Sini News - Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menegaskan kembali, negaranya berkomitmen menjaga keamanan Israel. Pernyataan Sarkozy merupakan respons dari rencana Israel ke Iran.
"Sikap Iran yang berkeinginan untuk menciptakan senjata nuklir merupakan pelanggaran dari hukum internasional," ujar Sarkozy, seperti dikutip Channel 10, Sabtu (5/11/2011).
Sarkozy mengatakan, Prancis sangat mengecam sikap Iran yang tidak mematuhi hukum internasional. Meski Sarkozy menolak adanya penggunaan kekuatan militer terhadap Iran, dirinya menegaskan, Prancis siap turun tangan bila mulai Israel terancam.
Pada Kamis lalu, Sarkozy dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mendiskusikan masalah Iran di Pertemuan G20. Kedua petinggi negara itu pun sepakat untuk tetap menekan Iran agar negara tersebut mematuhi hukum internasional.
AS sebelumnya juga sudah menegaskan, mereka tidak akan mau menggunakan kekuatan militer untuk menyerang Iran. AS berpikir, sanksi dan isolasinya terhadap Iran cukup untuk menekan negara tersebut. AS juga tidak menutup jalur diplomasi bila Iran hendak membicarakan masalah nuklirnya.
Hingga saat ini, Israel tampak gencar menabuh genderang perang terhadap Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan tengah mencari dukungan di pemerintahannya untuk mengadakan invasi ke Iran.
Kecelakaan Mengerikan Terjadi di Inggris
Sana Sini News - Lebih dari 40 orang dikabarkan terluka dan beberapa orang di antaranya tewas akibat tabrakan beruntun sebuah truk dan mobil di Somerset, Inggris. Sebanyak 27 kendaraan dikabarkan mengalami tabrakan dalam insiden itu.
Televisi setempat menunjukkan rekaman tabrakan antara mobil dan truk kontainer yang terjadi pada Jumat pukul 20.30 waktu setempat. Setelah tabrakan berlangsung, kobaran api pun terlihat. Demikian seperti diberitakan AFP, Sabtu (5/11/2011).
Truk yang terbakar menjebak seluruh penumpang yang masih berada di dalam mobil. Para penumpang kendaraan tampak mencoba untuk menyelamatkan diri dari kendaraannya. Seorang saksi mata mengatakan, ledakan pun terdengar setelah insiden kecelakaan itu berlangsung. Dirinya juga melihat adanya puing-puing kendaraan dan beberapa korban yang tersungkur di jalanan.
Puluhan anggota pemadam kebakaran berlarian dan berupaya untuk menyelamatkan korban kecelakaan tersebut. Kepolisian juga menutup jalur motor dan tidak akan membuka jalur tersebut untuk 24 jam ke depan.
"Lebih dari 40 orang dikabarkan terluka dan mereka pun dibawa ke rumah sakit," ujar petugas pemadam kebakaran Paul Slaven.
"Sekira 10 orang dinyatakan dalam kondisi kritis," tambahnya.
Seorang pengendara motor mendeskripsikan kejadian ini sebagai sebuah peristiwa yang mengerikan. Dirinya juga mengatakan belum pernah melihat peristiwa seperti ini.
Popular Posts
-
Sana Sini News - Siapapun yang melihat dijamin langsung seger deh, coba aja dilihat dan di pelototin ...
-
Sana Sini News - Dari yang terlihat biasa aja, sampai yang membuat liur anda keluar :p
-
Sana Sini News - Foto Artis Hot Kiki Amalia on FHM Magazine Full Name: Kiki Amalia Nick Name: Kiki Nationality: Indonesia Place / Date o...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Sponsors
Blog Archives
-
►
2011
(732)
-
►
Desember
(143)
- Des 29 (10)
- Des 25 (3)
- Des 23 (3)
- Des 22 (4)
- Des 21 (2)
- Des 19 (2)
- Des 18 (17)
- Des 17 (1)
- Des 16 (6)
- Des 15 (9)
- Des 12 (9)
- Des 10 (19)
- Des 09 (3)
- Des 08 (3)
- Des 05 (30)
- Des 04 (9)
- Des 03 (3)
- Des 02 (2)
- Des 01 (8)
-
►
November
(583)
- Nov 30 (11)
- Nov 28 (5)
- Nov 26 (6)
- Nov 25 (19)
- Nov 24 (35)
- Nov 23 (20)
- Nov 22 (23)
- Nov 21 (21)
- Nov 20 (16)
- Nov 19 (51)
- Nov 18 (56)
- Nov 17 (50)
- Nov 16 (3)
- Nov 15 (39)
- Nov 14 (42)
- Nov 13 (32)
- Nov 12 (36)
- Nov 11 (14)
- Nov 10 (31)
- Nov 09 (21)
- Nov 08 (11)
- Nov 07 (23)
- Nov 06 (14)
- Nov 05 (4)
-
►
Desember
(143)
Sponsor
Tag Cloud
Aktual
(4)
Asia
(26)
Asia Tenggara
(27)
Auto
(32)
Auto Mobil
(14)
Auto Modif
(5)
Auto Motor
(8)
Auto Trik
(5)
Basket
(11)
Bola
(221)
Bola Dunia
(22)
Bulu Tangkis
(10)
Celebrity
(52)
Champions
(47)
Chit Chat
(10)
Dunia
(20)
Euro 2012
(9)
F1
(12)
Family
(10)
Film
(19)
Fit and Beauty
(10)
Fresh Album
(4)
Gadget
(11)
Galeri
(122)
Game
(9)
Gol
(2)
Hardware
(10)
Hot Gossip
(21)
Indonesia
(24)
Inggris
(44)
Internasional
(146)
Internet
(12)
Italia
(28)
Jagad Unik
(44)
Jerman
(4)
K-Pop
(3)
Legend
(2)
Lifestyle
(43)
Liga Lain
(19)
Lust and Love
(10)
MotoGP
(8)
Music
(33)
New Artis
(2)
New Comer
(6)
On Stage
(20)
Review
(5)
Science
(10)
SEA Games
(15)
Seks
(183)
Sistar
(3)
Software
(10)
Spanyol
(23)
Sport
(67)
Techno
(76)
Telco
(9)
Tenis
(5)
Timur Tengah
(26)
Tinju
(6)
Tips Seks
(54)
Trend and Fashion
(13)
Videosexy
(7)
























